Banten Lama Didorong Jadi Cagar Budaya Nasional

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 24 Juni 2019 - 15:16:18 WIB   |  dibaca: 196 kali
Banten Lama Didorong Jadi Cagar Budaya Nasional

LESEHAN : Suasana Plaza Masjid Agung Banten Lama di kawasan inti Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada malam hari, belum lama ini.

SERANG – Pemprov Banten mendorong agar Kawasan Kesultanan Banten atau Banten Lama bisa menerima gelar sebagai warisan cagar budaya nasional dari pemerintah pusat. Pemprov pun akan segera mungkin menyelesaikan proses revitalisasi untuk memperlebar peluang tersebut.

Seperti diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memasukan Banten Lama sebagai salah satu yang akan ditetapkan warisan cagar budaya nasional atau situs nasional. Bahkan pemerintah pusat pun sudah melakukan kajian terkait hal tersebut.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, rencana pemberian gelar tersebut menjadi bukti keberhasilan pemprov dalam membenahi Banten Lama. Apresiasi itu akan disambut oleh pemprov dengan melakukan sejumlah pembenahan lanjutan yang kini sedang berproses.“Dengan apresiasi itu kita juga akan mudah nanti dalam kapasitas pembangunan, pemeliharaan, pembangunan dan lainnya dibantu pemerintah pusat,” ujarnya, kemarin.

Mantan anggota DPR RI itu menuturkan, untuk menyambut rencana dari pemerintan pusat itu juga pemprov kini terus melanjutkan proses revitalisasi Banten Lama. Selain dari sisi pembangunan, pemprov melakukan pembenahan dari sisi pendukung lainnya.“Upaya kami kemarin, Pak Sekda juga sudah bekerja, berkoordinasi bagaimana tatanan pemeliharaan dan progres dalam kapasitas tadi, baik dari sisi pengamanan, dari kebersihan dan pelayanan. Kami bersepakat bagaimana kita selesaikan dulu progres pembangunan. Kan ada tahap revitalsisasi tahap II,” katanya.

Revitalisasi tahap II sudah siap dilaksakan mulai bulan ini dengan sejumlah pengerjaan. Diantaranya pembenahan kanal, rumah-rumah masyarakat yang tidak layak huni serta sarana pendukung lain.  “Tahap dua sudah lelang, sudah ada pemenang tinggal mobilisasi persiapan pembangunan. Jadi mobilisasi itu antar bahan-bahan untuk dibangun, revitalisasinya jadi November harus tetap selesai sesuai kontrak,” ungkapnya.

Lebih lanjut dipaparkan Andika, untuk pengelolaan Banten Lama sendiri akan diputuskan setelah seluruh proses revitalisasi selesai. “Jadi nanti setelah selesai baru nanti kita pikirkan untuk kita hibahkan ke pemkot atau membangun badan pengelola yang dikelola swasta. Harus selesai dulu pembangunannya,” tuturnya.  

Senada dengan Andika, Sekda Banten Al Muktabar menyambut baik rencana penetapan Banten Lama sebagai warisan cagar budaya nasional. Dengan penetapan tersebut maka pemprov Banten bisa mengolaborasikan baik dari sisi anggaran dan juga sisi tenknis dalam pembenahannya ke depan.

"Terima kasih sekali kepada pemerintah pusat yang membuka ruang pada aspek kewenangan provinsi untuk kita memanfaatkan dan memaksimalkan pengelolaan Banten Lama secara umum. Secara teknis juga terima kasih Banten Lama akan dijadikan situs nasional dan itu menjadi tahapan kita untuk melangkah ke skema lebih besar yakni situs warisan dunia," pungkasnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook