Retribusi RSUD Jangan Membebani Masyarakat Miskin

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 25 Juni 2019 - 15:24:26 WIB   |  dibaca: 124 kali
Retribusi RSUD Jangan Membebani Masyarakat Miskin

PARIPURNA: Suasana paripurna pemandangan umum fraksi terhadap raperda usul walikota, Senin (24/6).

SERANG- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah mengajukan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang retribusi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang. Fraksi Madani DPRD Kota Serang meminta agar besaran retribusi tidak membebani masyarakat miskin.

Permintaan itu disampaikan juru bicara Fraksi Madani Agus Efendi saat rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Serang terhadap raperda usul walikota Serang tentang retribusi RSUD, di gedung DPRD Kota Serang, Senin (24/6).

Agus mengatakan, pemerintah daerah diciptakan untuk melayani masyarakat, bukan malah membebani. Karena itu akan salah bila regulasi dibuat oleh pemerintah untuk membebani masyarakat. Apalagi ini berkaitan dengan sektor yang sangat vital yaitu sektor kesehatan. “Ini berkaitan dengan sektor vital dan merupakan janji politik Pak Walikota,” kata Agus.

Politisi PPP ini mengatakan, masyarakat terdiri atas banyak kelas. Ada yang masuk ke dalam masyarakat mampu atau berada, menengah, dan yang tidak mampu. Bagi masyarakat yang tidak mampu atau miskin, sebisa mungkin biaya kesehatan serendah-rendahnya atau malah digratiskan.“Free kalau bisa. Kecuali kalau yang kelas menengah atau atas itu enggak apa-apa,” ujarnya.

Semangat menghadirkan keberpihakan pada masyarakat miskin seperti ini, kata Agus, perlu dimiliki oleh eksekutif dan legislatif sebelum pembahasan raperda retibusi RSUD Kota Serang, sehingga saat pembahasan sudah ada kesamaan tujuan. Sehingga perda itu nantinya akan menuai kebaikan untuk masyarakat.“Jangan sampai semangat menambah retribusi membebani masyarakat, terutama masyarakat miskin,” katanya.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, raperda retribusi RSUD Kota Serang merupakan raperda yang diusulkan oleh Walikota Serang. Semua fraksi di DPRD Kota Serang mengapresiasi raperda ini, selain juga mengapresiasi raihan wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas pengelolaan APBD Kota Serang tahun ini.

Terkait retribusi yang diusulkan, Syafrudin mengatakan bahwa retribusi yang akan diambil adalah retribusi UGD, rawat inap, dan rawat jalan. Agar retribusi ini tidak membebankan masyarakat miskin, Pemkot Serang akan menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan yang akan menjamin pembiayaan masyarakat.“Untuk masyarakat miskin insya Allah akan lebih rendah bahkan gratis biayanya,” tuturnya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook