Dibandingkan dengan Mantan Pacar, Fifi Dibunuh

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 25 Juni 2019 - 15:58:43 WIB   |  dibaca: 204 kali
Dibandingkan dengan Mantan Pacar, Fifi Dibunuh

DIAMANKAN : Tersangka Jakaria digelandang petugas saat pres rilis di mako Polres Tangsel, Senin (24/6).

KOTA TANGSEL - Aparat Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap pembunuh almarhum Fifi Sri Lestari (18), yang jasadnya ditemukan di semak-semak Kampung Kebon Baru, Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang pada Jumat (21/6) lalu.

Pembunuhnya adalah Jakaria (18), kekasihnya. Pembunuhan dilatarbelakangi rasa cemburu dan kesal tersangka karena Fifi membandingkan tersangka dengan mantan pacarnya.
Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Ferdy Irwan mengatakan, cekcok tersebut diawali rasa cemburu pelaku, karena korban kerap membandingkan dirinya dengan mantan pacar korban. "Diawali dengan rasa cemburu antara pelaku dengan pernyataan korban terhadap mantan korban," pungkasnya.

Anggota Reskrim Polres Tangsel berhasil mengantongi identitas pelaku setelah korban dapat diketahui. Tersangka merupakan tunangannya sendiri bernama Jakaria. "Mulanya pelaku tidak mengakui, dia menyangkal bahwa saat kejadian pelaku tidak bersama korban. Mengakunya saat kejadian itu pelaku sedang memancing," kata Ferdy kepada wartawan saat press rilis di halaman Mako Polres Tangsel, Senin (24/6).

Namun dari hasil penyelidikan dan memadukan keterangan saksi lain mengarah kepada Jakaria. Indikasinya, semua keterangan pelaku bohong. Setelah disingkronkan seluruh keterangan, hasil pemeriksaan polisi dan olah tempat kejadian perkara, disimpulkan bahwa pelakunya adalah Jakaria, tunangan korban.

"Ini juga berkaitan dengan adanya bekas luka pada tangan pelaku, yang diketahui adalah bekas cakaran dari tangan korban. Ini berkesesuaian dengan pemeriksaan kuku pada korban dari hasil pemeriksaan Visum et repertum," tambah Kasat Reskrim Polresta Tangsel, AKP Alexander.

Demi berusaha mengelabui polisi dan keluarga korban, kata Alex, pelaku sempat berada di TKP di Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Bahkan, pelaku juga mengantarkan keluarga korban, mendatangi Mapolsek Legok, guna memastikan bahwa mayat yang terikat adalah FSL."Dia dari awal di TKP, sejak ramai penemuan oleh warga. Dia juga bahkan yang mengantarkan orangtua korban ke kantor polisi," pungkasnya.

Setelah mengakui perbuatannya, Jakaria mengaku kesal dengan tindakan pelaku, karena kerap dibandingkan korban dengan mantan pacarnya. "Diawali dengan keributan antara keduanya di dalam mobil CRV milik orangtua tersangka di wilayah Tigaraksa, hingga terjadi aksi penganiayaan sampai korban meninggal dunia, dan kemudian dibuang ke wilayah Legok," kata Alex.

Sebelum kejadian, lanjut Alex, korban dijemput pelaku di rumahnya di kawasan Kampung Pinang, Tigaraksa pada Jumat (21/6) pagi. "Memang sudah janjian mau bertemu, kemudian terjadi keributan di dalam mobil hingga aksi penganiayaan," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, mayat wanita muda dengan kondisi tangan dan kaki terikat ditemukan di semak-semak Kampung Kebon Baru, Desa Babat, Kecamatan Legok, Jumat (21/6). Selain tangan dan kaki terikat, muka korban lebam. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook