Sakit Maag, Satu Peserta Paskibraka Diberhentikan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 25 Juni 2019 - 16:02:21 WIB   |  dibaca: 314 kali
Sakit Maag, Satu Peserta Paskibraka Diberhentikan

MULAI DIGEMBLENG : Para peserta Paskibraka Kabupaten Serang menjalani latihan pra-TC di Alun-alun Kramatwatu, Senin (24/6).

SERANG – Satu orang peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Serang yang akan bertugas pada 17 Agustus mendatang terpaksa diberhentikan oleh panitia. Pasalnya, peserta bernama Sri Mulyaningsih yang berasal dari SMKN 1 Kragilan tersebut mengalami sakit asam lambung dan sesuai saran dokter agar tidak diikutsertakan menjadi peserta paskibraka.

Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Suprijadi mengatakan, para peserta paskibraka telah menjalani pemusatan latihan. “Untuk pra-TC (training center) untuk peserta paskibraka sudah dimulai sejak 18 Juni. Kita sudah memanggil para orangtuanya untuk meminta ijin,” kata Suprijadi, Senin (24/6).

Pria yang akrab disapa Yadi tersebut menuturkan, pemusatan latihan dilakukan di Alun-alun Kramatwatu pada saat hari kerja, sedangkan untuk Sabtu-Minggu dilaksanakan di halaman Pemkab Serang. “Untuk pra-TC sendiri akan dilaksanakan sampai 5 Juli. Kemudian untuk TC-nya dari mulai tanggal 5 sampai 18 Agustus atau kurang lebih 14 hari. Selama TC peserta kita antar jemput pakai bus,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari 45 peserta paskibraka, satu orang terpaksa dihentikan karena mengalami sakit asam lambung sehingga tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. “Yang bersangkutan sudah mengikuti pra-TC selama empat hari tapi pas hari keempat kita bawa di RSDP (Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara). Setelah dilakukan pemeriksaan dokter menyarankan agar tidak diikutkan lagi,” tuturnya.

Adapun untuk penggantinya, Yadi menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Serang yang menjadi mentor mereka. “Mungkin yang akan diambil yang rangking berikutnya. Kemudian sempat ada orangtua peserta yang keberatan anaknya harus tetap latihan pada Idul Adha. Tapi itu sudah kita selesaikan dan para orangtua sudah sepakat,” ungkapnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook