Kondektur Armada Tewas di Bagasi Bus

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 25 Juni 2019 - 16:12:02 WIB   |  dibaca: 223 kali
Kondektur Armada Tewas di Bagasi Bus

MASIH DISELIDIKI : Jenazah kondektur bus diselimuti kain di SPBU Kadubanen, Kecamatan Pandeglang, Senin (24/6).

PANDEGLANG - Safani (39), kondektur bus Armada Jaya Perkasa bernomor polisi A 7980 A tewas di dalam bagasi bus saat berhenti di SPBU Kadubanen, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Senin (24/6) sekitar pukul 09.00 pagi.

Wanili (54), sopir bus mengaku tidak mengetahui secara pasti kematian korban yang merupakan warga Kramatwatu, Kabupaten Serang itu.Menurut dia, saat di perjalanan menuju Pandeglang, Safani sempat meminum kopi yang dibeli di pinggir jalan."Saya enggak tahu. Kan dia tidur, pas saya bangunin tau-tau udah begitu (meninggal). Dia tidak mengeluh apa-apa, cuma tadi pas di jalan minta berhenti untuk beli kopi," kata Wanili, ditemui di tempat kejadian perkara, kemarin.

Dia mengatakan, bus pariwisata yang dikemudikannya berangkat dari pul Armada Serang sekitar pukul 06.00 pagi, menuju Pandeglang untuk menjemput dan mengantarkan anggota DPRD Pandeglang menuju Bandara, Soekarno Hatta, Jakarta. "Saya berangkat dari pul pagi, pas lagi nunggu jemputan di pom bensin, dia kan lagi tidur, saya bangunkan karena mau berangkat ke Bandara, tapi gak bangun-bangun," ujarnya.

Kapolsek Kota Pandeglang, Kompol Giyarto mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan informasi kondektur meninggal di bagasi bus langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Setelah ada informasi saya bersama anggota mendatangi lokasi dan mengecek kebenarannya," tegasnya.

Kapolsek mengaku belum dapat memastikan kematian korban. Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit hingga meminta keterangan dari sopir maupun saksi-saksi. Dugaan sementara korban meninggal akibat kelelahan."Kami masih melakukan penyelidkan penyebab pasti meninggalnya Safani. Jenazah korban akan dibawa ke RSU Berkah Pandeglang untuk dilakukan autopsi. Disinyalir korban ini mengalami kelelahan," jelasnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook