Emas Ditemukan di Perairan Banten

nurul roudhoh   |   Nasional  |   Sabtu, 29 Juni 2019 - 11:54:17 WIB   |  dibaca: 603 kali
Emas Ditemukan di Perairan Banten

JAKARTA - Kandungan emas di Perairan Laut Jawa Selatan ditemukan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Badan Litbang Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dibantu pihak swasta PT Graha Makmur Coalindo (GMC) berhasil menemukan kandungan emas dan mineral lainnya di bawah laut Perairan Bayah, Kabupaten Lebak, Jumat (28/6).

Penemuan tersebut terungkap dengan menggunakan karpet penangkap mineral yang merupakan inovasi dari para peneliti dan perekayasa P3GL.Kepala P3GL Hedi Hidayat menjelaskan, eksplorasi dimulai sejak Januari 2019. Lokasi emas berada di bawah daerah operasional mereka. "Lokasi rencana eksplorasi produksi mencakup wilayah batas 4 mil laut Bayah," ungkap Hedi di Cirebon, Jumat (28/6).

Ia menguraikan, pada tahap pertama Maret lalu, pihaknya berhasil dilakukan uji coba penambangan menggunakan processing slice box, modifikasi alat hasil inovasi dari tim P3GL, yang disebut sebagai karpet penangkap mineral.

Karpet ini juga dimaksimalkan oleh alat pompa hisap kapasitas 5 meter kubik per jam. "Selama 10 hari, tim berhasil mendapatkan konsentrat yang mengandung emas dan mineral ikutannya dengan nilai yang cukup signifikan pada sedimen dasar laut sebesar 900 kg," paparnya.

Pada bulan Juli 2019, BLU P3GL dan PT GMC akan melaksanakan kontrak lanjutan penambangan selama satu bulan dengan mencoba alat pompa yang lebih besar berkapasitas 25 meter kubik per jam atau 50 ton per jam. "Setelah kami menggali, Konsentrat mineral logam dapat diperoleh sebesar kurang lebih 20 ton pada kedalaman dasar laut 28-50 meter," paparnya.

Alat hisap hasil inovasi baru P3GL berupa seperangkat alat pompa dengan cakram kaki enam yang dilengkapi pemberat 200 kilogram. Alat ini diharapkan dapat lebih efektif dibandingkan peralatan konvensional karena mampu menghisap dengan lebih kuat tanpa terpengaruh arus dan gelombang laut.

Tim laboratorium BLU P3GL juga telah berhasil memproses contoh sedimen dasar laut dengan beberapa metode uji coba untuk meningkatkan kadar unsur logam dalam sedimen dasar laut yang kurang ekonomis menjadi lebih ekonomis.

Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan PT GMC untuk mendapatkan contoh endapan sedimen dasar laut yang efektif dan berdaya guna sebagai upaya untuk mendapatkan teknologi yang tepat guna dan ramah lingkungan. Wilayah penambangan emas PT GMC di tengah Laut sekitar 12 mil dari bibir pantai, yang meliputi tiga wilayah kecamatan di Banten, yakni Kecamatan Cihara, Panggarangan, dan Bayah.

Asisten Daerah (Asda) II Provinsi Banten Ino S Rawita mengaku, pihaknya belum mengetahui terkait hasil eksplorasi dari Kementerian ESDM tersebut. Oleh karenanya, pemprov akan melakukan penelusuran dan koordinasi dengan pihak terkait."Kalau saya baru lihat di media. Saya sudah kirimkan ke kepala Dinas ESDM (Provinsi Banten) agar menelusuri pemberitaan ini," ujarnya melalui aplikasi whatsapp messenger, kemarin. (fin/dewa)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook