Edi Berharap Ada Calon dari PKS

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 01 Juli 2019 - 11:19:27 WIB   |  dibaca: 475 kali
Edi Berharap Ada Calon dari PKS

BERIRINGAN : Edi Ariadi jalan beriringan dengan Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar, dan Ketua Fraksi PKS DPRD Cilegon, Nurrotul Uyun, dalam acara halalbihalal DPD PKS Kota Cilegon, di Jungle Park, Sabtu (29/6).

CILEGON - Walikota Cilegon, Edi Ariadi berharap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon mengusung calon kepala daerah pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Cilegon.
Hal itu disampaikan Edi saat dirinya menghadiri acara halalbihalal yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Sabtu (29/6) di Jungle Park.

Edi juga menyanjung PKS, karena selama ini memberi masukan-masukan kepada pemerintahan yang dipimpinnya saat ini. “Hubungan dengan PKS baik dan sering memberi masukan melalui fraksi. Mudah-mudahan ada calon kepala daerah dari PKS juga,” katanya.

Namun begitu, Edi mengaku kehadiran dirinya dalam acara halalbihalal itu hanya silaturahmi. Edi juga enggan disebut kehadirannya dalam acara halalbihalal PKS sebagai agenda politik. "Hanya silaturahim biasa, karena ini masih momen Lebaran," tegasnya.

Edi mengaku belum memikirkan untuk pencalonan pada pemilihan orang nomor satu di Kota Cilegon itu. “Belum berpikir ke Pilkada,” kata Edi.Ditanya bagaimana jika ada dorongan dari parpol agar drinya maju lagi pada pilkada nanti, Edi enggan berkomentar. "Ketika ada dorongan, ya nanti, belum bisa komentar," tegasnya.

Adanya beberapa sosok yang ingin maju pada Pilkada 2020, kata Edi, dinilai cukup baik. “Meski ada yang sudah dipasang-pasangkan ini dengan itu, yang jelas kita harus mencari pemimpin yang bermanfaat bagi kita semua, masyarakat, pemerintah, dan Negara,” kata Edi saat memberikan sambutan dalam acara ini.

PKS Mulai Survei Calon Sementara itu Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Abdul Ghoffar mengaku, belum bicara sosok yang akan menjadi jagoannya di Pilkada 2020. Namun, pihaknya sudah mulai menyiapkan untuk menyambut Pilkada 2020.  Persiapan diawali dengan pembentukan tim khusus guna persiapan pilkada. "Kami sudah membentuk tim khusus. Formasinya tidak jauh berbeda dengan tim khusus pileg kemarin," katanya.

Menurut Ghoffar, tim akan melakukan survei kader-kader internal. Tujuannya untuk mengetahui popularitas dan elektabilitas kader untuk didorong maju pada pilkada nanti. "Kader-kader internal kami akan dilihat popularitas dan elektabilitasnya. Nama-nama ini kemudian hari akan kami sodorkan kepada partai lain. Kemudian kami lihat responsnya, apakah positif atau tidak," ungkapnya.

Kata Ghoffar, tim ini akan melakukan komunikasi antar partai guna penjajakan koalisi. Pihaknya harus berkoalisi lantaran perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon tidak mencapai 20 persen. "Nama-nama itu, nanti akan kami setorkan ke DPP PKS, sehingga DPP yang akan menentukan sikap politik kami di pilkada," cetusnya.

Untuk diketahui, pada Pilkada Cilegon 2015, PKS masuk koalisi yang mendukung pasangan Iman Ariyadi-Edi Aryadi, yang berhadapan dengan Pasangan Sudarmana-Marfi Fahzan dari jalur independen.Iman-Edi berhasil meraih 77,37 persen suara rakyat, atau 135.204 suara. Sementara pasangan independen Sudarmana - Marfi, hanya 22,63 persen atau 39.538 persen.

Beberapa Sosok Calon Muncul
Sementara itu, beberapa pekan ini sosok yang berkeinginan maju dan didorong maju dalam Pilkada Cilegon 2020, antara lain Ketua DPW Partai Berkarya Banten, Helldy Agustian, Ketum PB Al-Khairiyah Ali Mujahidin, dan Ketua DPC PDI Perjuangan Cilegon Reno Yanuar.

Helldy mengatakan jika dirinya siap bersaing dalam kontestasi Pilkada 2020. Melihat banyaknya permasalahan di Kota Cilegon, seperti masalah pendidikan dan kesehatan yang belum terselesaikan, membuatnya tergugah untuk terjun ke Pilkada 2020. “Seperti masalah pendidikan, contoh kecilnya sudah sejak lama saya gaungkan kalau di Kecamatan Purwakarta membutuhkan SMP Negeri di, saat ini ketika ada system zonasi pemerintah baru sadar  butuhnya pemerataan akses pendidikan,” kata Pendiri Yayasan Suara Hati Kita Cilegon ini, Jumat pekan lalu.

Helldy tak menampik jika Ia telah menjalin komunikasai politik dengan partai lain, termasuk dengan Partai Golkar. Namun, untuk pembahasan arah koalisi leih jauh perlu adanya pembahasan lanjutan. “Kita akan terus bangun komunikasi dengan partai-partai lain sampai tahapan pendaftaran Pilkada nanti dimulai,” ucapnya.

Dewan Pembina DPD Partai Golkar Cilegon, Fakih Usman Umar mengatakan, tengah mempersiapkan pembentukan tim khusus, untuk melakukan survey popularitas dan elektabilitas kader internal partai. "Kalau sekarang belum ada rapat-rapat yang khusus membahas pilkada. Tapi dalam waktu dekat, akan ada tim yang menyurvei kader internal. Kira-kira siapa yang berpotensi ikut pada pilkada nanti," ungkapnya.

Bicara banyaknya tokoh yang bermunculan untuk maju di Pilkada Cilegon 2020, Fakih mengatakan hal tersebut sebagai pertanda baik. "Semakin banyak itu lebih baik. Jadinya semakin ramai kan, itulah demokrasi" katanya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook