Telaga Biru yang Mempesona

nurul roudhoh   |   Hiburan  |   Sabtu, 06 Juli 2019 - 11:20:35 WIB   |  dibaca: 281 kali
Telaga Biru yang Mempesona

EKSOTIS : Danau Biru Cigaru yang dilengkapi fasilitas perahu utuk spot foto.

Ketiklah kalimat “Danau Biru Cigaru” atau “Danau Biru Cisoka” di mesin pencari Google. Maka akan bermunculan gambar danau berwarna biru dan hijau yang sangat indah. Siapa pun yang melihatnya akan penasaran dan ingin segera ke sana.

Danau Biru Cigaru terletak di Desa Cisoka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten. Bila berangkat dari Kota Serang maka cukup berkendaralah ke Jalan Raya Serang-Jakarta. Bila melihat dari aplikasi Waze yang memandu lokasi maka jarak antara Serang dan Danau Biru Cigaru sekitar 41 km. Jarak ini bisa ditempuh selama jam dengan kecepatan sedang dengan menggunakan sepeda motor.

Untuk menuju lokasi Anda harus menelusuri Jalan Raya Serang Jakarta terus lurus sampai melewati Cikande, Jayanti, terakhir pasar .... setelah melewati pasar itu maka akan ada pertigaan ke arah kanan yang dinamakan Jalan Cisoka. Lurus sampai menemukan perempatan lalu belok ke kiri menuju SMPN 1 Cisoka. Dari SMPN 1 jaraknya hanya sekitar 1-2 km.

Setiap pengunjung akan dikenai karcis masuk sebesar Rp7.000 untuk pengendara motor. Sementara mobil Rp12.000. Selain itu ada biaya parkir Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk roda empat.

Setelahnya pengunjung bebas menikmati pemandangan danau dengan berfoto. Ada tiga danau di lokasi itu. Konon dari tiga kolam itu air yang ada di dalamnya bisa berubah-ubah warna. Satu kolam berwarna biru dan kolam lainnya berwarna hijau.

Juen, salah satu pengurus Kelompok Sadar Wisata Cisoka, menceritakan pada awal-awal galian pasir ditutup dan air menggenangi area bekas galian pasir warna yang muncul pada danau tersebut sangat indah apalagi ketika cuaca sangat tenang.

Pemandangan indah itu biasanya bisa dilihat sekitar pukul 10 pagi sampai dengan 3 sore. Dalam rentang waktu itu warna danau juga bisa berubah-ubah dari yang semula biru menjadi hijau atau sebaliknya.

Saat saya mengunjungi Danau Biru Cigaru saya ternyata tidak sedang beruntung sebab hujan yang turun pada hari sebelumnya membuat warna air di danau tersebut tidak begitu terang. Bila pada hari sebelumnya, menurut keterangan Juen, air danau terlihat biru bersih dan sangat indah maka pada saat saya mengunjungi warnanya berubah menjadi sedikit hijau. Bahkan di danau lain yang lokasinya berdekatan dengan Danau Biru Cigaru warna danaunya terlihat agak hitam dan sedikit berbau.

Pengunjung yang datang bebas berfoto dan menikmati pemandangan. Bila ingin menaiki perahu maka akan dikenai Rp10.000. Siapa yang ingin berfoto di spot selfie yang sudah disiapkan maka pengunjung akan dikenakan biaya lagi Rp5.000.

Di lokasi itu juga ada bangunan bertulis Kapal Wisata Cigaru yang di dalamnya ada area permainan anak-anak. Setiap orang dipungut Rp10.000 bila ingin menikmatinya. Ada juga replikasi singa-ikan seperti di Singapura yang menambah kecantikan tempat wisata itu.

Bekas galian pasir
Danau Biru Cigaru semula merupakan areal penambangan pasir. Di lokasi ini penambangan pasir dimulai dari menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop. Sampai kemudian menggunakan alat berat eksavator. Setelah ada kasus aktivis lingkungan Salim Kancil yang terbunuh pada tahun 2015 maka berimbas pada penambangan pasir di Cigaru.

Bahkan semua penambangan pasir lainnya di seluruh wilayah Tangerang terimbas karena kasus Salim Kancil. Seluruh penambangan pasir di Tangerang resmi ditutup oleh pemerintah pusat pada Juni 2016. Sejak saat itulah pilihan pasir tidak lagi dimanfaatkan oleh masyarakat dan pengusaha. Ketika hujan turun air akan menggenangi bekas galian pasir tersebut.

Tiga bulan setelah ditutup air danau mulai menampakkan warna yang indah. Lalu mulailah anak-anak sekolah datang sendiri sendiri dan berkelompok lalu memfoto pasir dan diunggah ke media sosial dan akhirnya sampai viral. Sejak saat itu setiap hari selalu ada pengunjung yang datang. Bahkan pada saat pergantian tahun baru tahun 2016 semua lokasi parkir penuh dan tidak muat.

Aan Mansyur, salah seorang wisatawan yang datang ke Danau Biru Cigaru, mengaku penasaran ingin melihat danau tersebut yang ia lihat di internet sangat indah. Sayang saat ia datang warna danau tidak begitu cantik. Semula ia berharap mendapatkan warna danau yang biru cerah sehingga indah saat diunggah ke media sosial miliknya. “Saya taunya dari internet,” katanya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook