Perserang dan CU Gagal Curi Poin

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Senin, 08 Juli 2019 - 12:33:16 WIB   |  dibaca: 165 kali
Perserang dan CU Gagal Curi Poin

BEREBUT BOLA : Pemain CU (kaos hitam) berebut bola dengan gelandang Persiraja, akhir pekan kemarin.

ACEH – Perserang dan Cilegon United(CU) gagal mencuri poin saat menjalani laga tur Sumatera di Medan dan Aceh. Bertanding melawan tuan rumah PSMS Medan, Perserang yang sempat unggul 0-1 di babak pertama akhirnya harus menyerah 3-2 atas PSMS Medan di Stadion Teladan, Medan.

Hal sama juga terjadi di Aceh. CU yang berhasil mencuri gol 1-0 di babak pertama gagal membawa pulang poin setelah diteror pendukung tuan rumah. CU akhirnya menyerah 1-2 dari Persiraja Banda Aceh.

Media oficer CU Sahe Muslin saat dihubungi mengatakan, permainan anak asuhnya bagus dan berhasil mencuri gol melalui Teja Ridwan menit 42. Di babak kedua Persiraja berhasil mencetak gol Assanur Rizal menit 51 dan Defri Rizki menit 65.

“Dalam laga ini konsentrasi Rinto Ali dan kawan-kawan terganggu lantaran pemain tuan rumah menampilkan permainan  kasar. Selain kasar mereka tak jarang bermaian keras. Kalau tidak kasar kami yakin bisa membawa pulang poin. Ini akan menjadi pelajaran bagi kami,” kata Sahe.  

Dalam kesempatan ini Sahe juga miris dengan oknum pendukung tuan rumah yang melakukan aksi pelemparan batu ke stadion saat CU bertanding. “Kami berharap pendukung juga menjunjung tinggi sportifitas selama pertandingan,” ujarnya.

Untuk evaluasi, anak asuh Bambang Nurdiansyah ini akan terus membenahi komunikasi antar pemaian agar semakin padu saat berlaga. “Kami pulang kembali ke Cilegon dan akan mempersiapkan laga selanjutnya. Kami tidak boleh kehilangan poin di kandang. Pertandingan di wilayah barat semakin ketat walaupun masih panjang,” tutupnya.

Sementara itu pelatih Perserang Jaya Hartono kecewa timnya gagal mencuri poin padahal berhasil mencuri gol di babak pertama. Pada kedua PSMS Medan berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2. Pada babak kedua Perserang pemain bermain kurang tenag sehingga membuat kesalahan individual yang membuat lawan berhasil memanfaatkan hal ini untuk mencetak gol. “Kami seharusnya tenang di laga ini. Ini menjadi pelajaran bagi tim agar di laga selanjutnya tidak membuat kesalahan lagi,” jelasnya.

Evaluasi untuk tim yakni pemaian belakang diminta lebih disiplin dan tidak membuat kesalahan di area pertahanan yang membuat musuh dengan mudah mencuri gol. “Untuk lini depan sudah bagus sesuai strategi. Gelandang juga sudah bagus karena berhasil mengalirkan bola sehingga penyerang bisa mencetak gol di laga away,” tutup Jaya Hartono. (hendra/basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook