Tokoh Banten Soroti Pengangguran

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 08 Juli 2019 - 15:52:20 WIB   |  dibaca: 364 kali
Tokoh Banten Soroti Pengangguran

TAK IKUT POLITIK : Ahmad Taufik Nuriman menyematkan sarung bermotif loreng Kopassus kepada Walikota Serang Syafruddin, Minggu (7/7).

SERANG – Perkumpulan Urang Banten (PUB) menggelar acara halalbihalal di kediaman mantan Bupati Serang Ahmad Taufik Nuriman (ATN) di Ciruas, Kota Serang, Minggu (7/7). Acara yang dihadiri para tokoh masyarakat dan tokoh agama tersebut menyoroti berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat, dari mulai persatuan dan kesatuan pasca Pemilu 2019 sampai dengan persoalan pengangguran yang ada di Provinsi Banten.

Ketua PUB Taufiequrachman Ruki mengatakan, pemilu 2019 terutama pemilihan presiden dan wakil presiden sangat dirasakan dampaknya biaik di Banten maupun di Indonesia secara keseluruhan. “PUB sebagai organisasi yang tidak berpolitik kami mengambil langkah untuk mengambalikan pemikiran dan suasana yang timbul akibat pilpres,” kata Ruki di sela-sela acara, Minggu (7/7).

Ia mengimbau kepada masyarakat Banten agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan menyudahi permasalahan yang timbul selama pilpres berlangsung. “Saya cuman ingin mengatakan kepada masyarakat Banten, kalau perbedaan yang timbul dalam percaturan politik menimbulkan permusuhan, lebih baik tidak usah berpolitik karena belum dewasa. Keberpihakan politik tidak boleh memecah persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Pria kelahiran Lebak itu menegaskan, sejak awal organisasi PUB dibangun tidak untuk menjadi kendaraan politik dan tidak akan melakukan keberpihakan politik. “Kami akan menjadi partner dan sparring buat pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam rangka meningkatkan kinerjanya untuk mensejahterakan masyarakat. Kalau mereka benar, kita akan dukung. Kalau mereka tidak sesuai dengan aspirasi rakyat, akan kita ingatkan,” paparnya.

Ia menuturkan, terdapat beberapa persoalan yang menjadi perhatian PUB yang harus diselesaikan oleh pemerintah yaitu, terkait pengangguran di Provins Banten yang mencapai 8,5 persen dan merupakan tertinggi di Indonesia. “Ini menjadi perhatian kami bagaimana membangun link and match antara tenaga kerja yang tersedia, pendidikan yang tersedia, dan lapangan yang tersedia,” katanya.

Sedangkan terkait dengan pengelolaan dan pembenahan pesisir, pihaknya telah mendatangkan para pakar terkait dengan pengelolaan pesisir di Banten yang belum terkelola dengan baik. “Kita sudah berbicara bagaimana pesisir yang ada harus dikelola, dan Pak Gubernur (Gubernur Banten Wahidin Halim-red) mengatakan masalah pesisir ini belum ditangani secara intens,” tuturnya.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir turut menyoroti perkembangan pembangunan di Provinsi Banten, salah satunya yaitu, terkait dengan kebersihan di Masjid Agung Banten Lama yang perlu menjadi perhatian semua pihak agar bersama-sama menjaga kebersihan dan merawatnya agar tidak cepat rusak.

“Waktu HUT Bhayangkara ke-73, kami mengadakan bersih-bersih di Masjid Banten Lama, kami melihat bangunannya mulai sompal-sompal dan ada yang miring-miring, kemudian lampunya pada mati, saya minta ke anggota untuk menggantinya, dan Alhamdulillah sekarang sudah pada menyala kembali,” katanya.

Sementara itu, ATN mengajak seluruh masyarakat Banten untuk mengakhiri perbedaan paham akibat pilpres yang mengarah pada permusuhan. “Semua harus kompak pikirkan Banten, mari bersatu untuk membangun Banten sejahtera. Boleh beda paham tapi tidak boleh ribut-ribut. Terkait pilkada yang akan digelar, PUB hanya memonitor saja, tidak ada keterlibatan PUB masuk kelompok ini kelompok itu,” ujarnya.

Mantan Bupati Serang itu menegaskan, halalbihalal PUB tidak ada kaitannya dengan agenda politik dan murni acara silaturahmi antar masyarakat Banten. “Tidak ada agenda politik, yang ada politik bersatu. Ada desas-desus Pak ATN ngadain acara apalagi. Saya sudah tidak berminat lagi menjadi calon gubernur, ketua partai, anggota DPR dan lainnya,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook