Ruangan Tertutup, Petugas Sulit Padamkan Api

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 11 Juli 2019 - 11:19:14 WIB   |  dibaca: 146 kali
Ruangan Tertutup, Petugas Sulit Padamkan Api

ASAP PEKAT: Petugas DPKP Kota Cilegon saat berusaha melakukan pemadaman di tempat hiburan malam King’S di Km 0, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, Kota Cilegon, Rabu (10/7).

CILEGON - King's, salah satu tempat hiburan malam yang berada di Kilometer 0, Jalan Aat-Rusli atau Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Rabu (10/7) pagi, terbakar.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon tampak kesulitan memadamkan sumber api. Selain karena dalam keadaan terkunci, tempat tersebut juga tertutup.

Informasi yang dihimpun Banten Raya, kebakaran pertama diketahui oleh warga sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, kepulan asap keluar dari dalam ruko yang berlantai tiga itu. Warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada Kantor DPKP Kota Cilegon.

Sekitar pukul 08.30 WIB, petugas Damkar Kota Cilegon tiba di lokasi dan berusaha memadamkan api. Namun petugas tidak bisa menjangkau sumber api akibat pekatnya asap dari dalam ruko.Petugas Damkar juga harus menjebol jendela lantai dua untuk memadamkan api yang ada di dalam ruko.

Saksi mata, Fauzi, menuturkan, sekitar pukul 08.00 WIB, ada kepulan asap dari dalam ruko dan dari luar terlihat api di sekitar mesin blower pendingin ruangan di luar. Warga kemudian berusaha memadamkan api tersebut. “Warga berusaha memadamkan api yang ada di blower AC (Air Conditioner), tapi dari dalam ruangan kepulan asap sangat pekat,” kata Fauzi ditemui di lokasi kejadian.

Fauzi menuturkan, setelah tiba di lokasi, petugas pemadam kebakaran lalu mendobrak pintu dengan kampak untuk mencoba memadamkan api yang ada di dalam ruko. Namun, petugas Damkar juga tidak bisa langsung memadamkan api. Sehingga, petugas Damkar mencoba memadamkan api di lantai satu itu dari lantai dua dengan cara mendobrak jendela. “Saat kebakaran di dalam tidak ada orang, dan posisinya dikunci dari luar. Biasanya kalau pagi sudah tidak ada orang karena aktivitasnya malam sampai pagi hari,” ujarnya.

Manajer King'S, Kukuh mengatakan, akibat kebakaran tersebut kerugian yang ditanggung oleh pihaknya mencapai puluhan juta rupiah. Ruangan yang terbakar adalan ruangan karaoke. “Yang kebakar room-room karaoke, blower AC yang kebakar,” jelasnya.

Kukuh menjelaskan, jika tempat hiburan malam King'S biasa beroperasi sampai pukul 03.30 WIB. “Biasanya setengah empat pagi selesai terus tidak ada orang, pada pulang, jadi tidak ada korban,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pemadaman pada DPKP Kota Cilegon, Nanung Eko Siswanto mengatakan, pihaknya mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 08.15 WIB. Kemudian, sekitar pukul 08.30 WIB pihaknya tiba di lokasi. Pemadaman baru selesai sekitar pukul 11.00 WIB “Kita terjunkan tiga kendaraan pemadam kebakaran di lokasi,” kata Nanung.

Ia menjelaskan, jika pemadaman di King'S mengalami kesulitan lantaran kepulan asap di ruangan sangat pekat. Petugas untuk menjangkau ke dalam ruangan membutuhkan waktu. “Yang kebakaran di lantai dasar saja,” ungkapnya.

Kata Nanung, kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik di lantai dasar. Dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. “Kita masih lakukan pengamatan lebih lanjut, bagian mana yang korsleting,” tambahnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook