Ade Sumardi Geser Asep

nurul roudhoh   |   Politik  |   Kamis, 11 Juli 2019 - 14:27:59 WIB   |  dibaca: 2678 kali
Ade Sumardi Geser Asep

SERANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP melakukan perombakan susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Banten. Si moncong putih menunjuk Ade Sumardi untuk memimpin PDIP Banten selama lima tahun ke depan menggantikan Asep Rahmatullah. Perombakan merupakan hasil pertimbangan atas raihan Pemilu 2019.  Hal tersebut terungkap dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Provinsi Banten di Sekretariat DPD PDIP Banten, Rabu (10/7).

Surat rekomendasi penunjukan Ade dibacakan langsung Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ribka Tjiptaning. Surat tersebut berisi rancangan ketua, sekretaris dan bendahara DPD PDIP Provinsi Banten masa bhakti 2019-2024 dalam rangka memantapkan konsolidasi stuktur kepemimpinan partai di setiap tingkatan. “DPP memutuskan hal sebagai berikut.

Merekomendasikan rancangan, ketua  Ade Sumardi, sekretaris Asep Rahmatullah dan bendahara Marinus Gea,” ujarnya.Ribka yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI itu menuturkan, adapun dasar pertimbangan rekomendasi adalah keputusan Kongres IV PDIP 2015. Kedua, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai 2015. Peraturan PDIP Nomor 28 Tahun 2019 tentang Konsolidasi PDIP Dengan Pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan DPD dalam rangka kongres ke V PDIP. Kemudian juga rekomendasi rakernas ke IV 19 Juni 2019 di Jakarta.

“Yang jelas konsolidasi partai tidak ada istilah dipecat. Bentuk evaluasi, yang jago pembukuan kok jadi ketua, itu enggak pas, mungkin jadi sekretaris lebih pas, misalnya,” katanya.
Konferda juga, kata dia, adalah bentuk evaluasi kinerja posisi yang dinilainya cukup penting guna menghadapi Pemilu 2024. “Setelah konfercab dan konferda itu ada kongres. Setelah kongres kita membenahi PAC (Pengurus Anak Cabang) dan ranting  yang ditarget selesai pada Desember. Supaya lebih mantap strukturalnya,” ungkapnya.  

Dalam perombakan kali ini, susunan kepengurusan akan bersifat lebih terbuka dengan memberikan lebih banyak porsi untuk kader muda partai. “Catatannya kita sekarang lebih terbuka. Misalnya, ada anak muda yang berenergik tapi yang benar-benar tahu tentang ideologi partai kita. Kalau bertentangan ngapain direkrut,” tuturnya.  

Senada diungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Utut Adianto. Menurutnya, perombakan juga berdasarkan empat peraturan partai yang ditandatangani Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Salah satunya adalah perihal pembentukan DPC sampai DPD.  

“Semua petugas partai diatur secara spesifik oleh DPP. Ada kriteria yang sudah sangat baik, itu sifatnya penyempurnaan. Ukuran baik itu menang presiden, menang pileg, kursinya nambah. Yang (ukuran) sedang itu perbaikan tapi yang dirasakan kurang adalah lebih banyak yang dirombak,” ujarnya.

Seperti diketahui, dari hasil rekapitulasi perolehan suara KPU Provinsi Banten pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung PDIP, Joko Widodo-Ma'ruf Amin hanya meraih 2.537.524 suara. Sementara pesaingnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 4.059.514 suara. Dari delapan kabupaten/kota yang ada di Banten, pasangan Jokowi-Ma'ruf kalah di tujuh daerah kecuali Kota Tangerang Selatan.

Sementara untuk perolehan kursi DPRD Banten jika dirunut menggunakan metode sainte lague, PDIP diprediksi memeroleh 13 kursi atau turun dua kursi dibanding hasil Pileg 2014 lalu.
Sementara itu, Ade Sumardi usai konferda mengaku, akan menjalankan instruksi partai dengan sebaik-baiknya.

Pihaknya pun sudah memiliki target yaitu memenangkan setiap perhelatan politik yang dihadapi DPD PDIP Banten.“Kader partai fatsun terhadap instruksi partai, tinggal yang ditunjuk harus menyusun program kerja partai. Target setiap event politik kita menang, itu saja,” ujarnya.

Disinggung soal Pilkada Serentak 2020, Wakil Bupati Lebak ini tetap memberikan target yang sama. Meski akan menjadi partai yang terbuka namun pihaknya akan memprioritaskan kader internalnya untuk maju.“Wajib (kader internal maju) kalau yang mumpuni. Intinya partai terbuka untuk siapapun, kader internal eksternal kita terbuka, kalau inernal baik ya kita dukung,” paparnya.

Pada kesempatan itu juga dia menyatakan sikap DPD menjelang Kongres V PDIP pada 8 Agutus mendatang dengan mendukung Megawati Soekarnoputri. “Tetap dong, ketua Umum Megawati Soekarno Putri, harga mati,” tegasnya.

Di tempat yang sama mantan Ketua DPD PDIP Banten Asep Rahmatullah menerima keputusan DPP yang mengambil kebijakan untuk dirinya turun jabatan dari ketua menjadi sekretaris DPD.“Ini bagian dari pada konsolidasi dan evaluasi. Kalau di institusi Polri itu ibaratnya penyegaran, semua pergantian bukan berarti dibuang. Mungkin saja dari DPD diturunkan ke DPC, dari PAC ke DPC, ini hanya bagaimana bentuk tujuan 2024 menjadi partai pelopor,” tuturnya pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Banten.

Pantauan Banten Raya, selain konferda, DPP PDIP juga menggelar konfercab serentak dengan delapan DPC se-Banten. Ada tiga daerah yang mengalami perombakan susunan pimpinan yaitu Kabupaten Serang, Kota Tangerang Selatan. Sementara satu lagi adalah Kabupaten Lebak karena Ade yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Lebak naik tingkat menjadi ketua DPD. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook