Paripurna Sepi Pejabat, Ketua Dewan Geram

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 12 Juli 2019 - 11:21:47 WIB   |  dibaca: 146 kali
Paripurna Sepi Pejabat, Ketua Dewan Geram

SAH: Walikota Edi Ariadi menyaksikan penandatanganan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2018 menjadi Perda di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Kamis (11/7).

CILEGON - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dengan agenda Persetujuan dan Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon 2018 sepi pejabat.

Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar mengungkapkan kekesalannya dihadapan forum rapat paripurna dengan meminta kepada Walikota Cilegon Edi Ariadi agar memberikan teguran kepada pejabat yang malas untuk menghadiri rapat paripurna.

Pantauan Banten Raya, Kamis (11/7), rapat paripurna yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dihadiri oleh 22 anggota DPRD Kota Cilegon dari total keseluruhan 34 anggota. Namun, dari unsur eksekutif, terlihat tidak begitu banyak yang menghadiri rapat paripurna tersebut.

Beberapa pejabat eksekutif yang hadir paripurna diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati, enam pejabat eselon II yaitu Asisten Daerah (Asda) III Dana Sujaksani, Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan (BKPP) Mahmudin, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Nikmatullah, Kepala Dinas Satuan Polisi dan Pamong Praja (Satpol PP) Juhadi M Syukur, Kepala Dinas Kesehatan Arriadna, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rasmi Widyani, serta belasan pejabat eselon III dan IV.

Fakih Usman Umar meminta kepada anggota dewan dan pejabat eksekutif untuk menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cilegon. Apalagi, agendanya merupakan pengesahan Perda Pertanggungjawaban APBD 2018. “Ini agenda yang sangat penting, kalau memang tidak ada kegiatan kami mohon hadir. Baik eksekutif maupun legislatif,” kata Fakih saat Rapat Paripurna DPRD berlangsung, kemarin.

Fakih juga meminta kepada Ketua Fraksi di DPRD Cilegon untuk mengingatkan anggota fraksi yang malas rapat paripurna. Fakih berharap, kekesalanya tersebut direspons oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi untuk memberikan teguran kepada kepala OPD yang mangkir dari rapat paripurna.

Fakih mengaku telah sering mengingatkan kepada ketua-ketua fraksi di DPRD Kota Cilegon agar mengingatkan para anggotanya ketika ada rapat paripurna DPRD Kota Cilegon. Ia berharap, dengan banyaknya kehadiran anggota DPRD Kota Cilegon dalam sebuah forum Rapat Paripurna DPRD bisa menjadi contoh bagi eksekutif. “Kita berharap, eksekutif yang tidak hadir juga bisa diberi sanksi,” pintanya usai rapat paripurna.

Menanggapi hal itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku akan mengingatkan kepala OPD yang tidak hadir pada rapat paripurna dengan agenda yang penting. “Saya minta ke Bu Sekda, kalau bisa besok ada rapat dinas untuk diingatkan kepala OPD yang tidak hadir,” katanya sebelum melakukan pidato di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon.

 Sekda Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, jika banyaknya pejabat eselon II yang tidak hadir paripurna DPRD Kota Cilegon lantaran ada agenda lain yang juga tidak bisa ditinggalkan. Ia mengaku akan mengingatkan kepada pejabat yang tidak hadir paripurna pada Rapat Dinas Pemkot Cilegon. “Di rapat dinas besok (hari ini -red), akan kami sampaikan untuk menghadiri paripurna,” jelasnya.

Eks Asisten Daerah (Asda) III Pemkot Cilegon ini mengungkapkan jika kemarin juga ada beberapa kepala OPD yang sedang melaksanakan tugas ke luar kota. “Ada juga yang rapat internal dinas yang dijadwalin terlebih dahulu, dan kalau kepala OPD tidak hadir bisa diwakilkan sekretarisnya atau kepala bidangnya,” ucapnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook