Kakek-kakek Tewas Tenggelam di Sungai Ciujung

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 12 Juli 2019 - 11:31:37 WIB   |  dibaca: 242 kali
Kakek-kakek Tewas Tenggelam di Sungai Ciujung

TENGGELAM: Tim gabungan mengevakuasi jasad korban yang tewas tenggelam di Sungai Ciujung, Kampung Lebak Sambel, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (11/7).

RANGKASBITUNG- Seorang kakek atas nama Giyo (69), warga Bintaro, Jakarta ditemukan tewas usai terjun bebas dari atas Jembatan Dua, Kampung Lebak Sambel, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kamis (11/7), pukul 09.30.

Diduga kakek tersebut melakukan aksi bunuh diri dengan nekat menceburkan diri ke Sungai Ciujung."Sebelum ditemukan tewas, korban terlihat sendirian turun dari trotoar terus duduk di besi penyangga jembatan sambil ongkang-ongkang kaki. Tak lama kemudian sandalnya yang satu lepas, menyusul orangnya ikut jatuh ke Sungai Ciujung," kata Adit warga Lebak Sambel yang ikut membantu melakukan pencarian korban.

Selanjutnya Adit mengungkapkan, korban sempat terlihat muncul ke permukaan kemudian tenggelam lagi. Sejumlah warga yang mengetahui bergegas memberikan pertolongan."Termasuk saya juga ikut setelah mendengar teriakan ada orang jatuh tenggelam. Namun sayang nyawanya tidak tertolong karena di titik lokasi jatuhnya korban memiliki kedalaman hingga tujuh meter, sehingga menyulitkan memberikan pertolongan cepat," katanya.

Adit mengaku kesulitan menemukan tubuh korban karena tidak dapat menyelam sampai dasar sungai. Menyelam tanpa alat bantu dapat menyebabkan telinga terasa sakit. "Ini juga telinga masih terasa sakit karena berupaya menyelam sampai ke dalam. Namun hasilnya nihil setelah tiga jam lamanya melakukan penyisiran," katanya.

Warga lainnya, Epul mengungkapkan, saat menyelam kakinya sempat menyentuh kaki korban. "Namun begitu mau dipegang pake tangan gak dapat. Soalnya kondisi air lagi keruh jadi gak keliatan," katanya.

Epul berpendapat bahwa posisi korban saat itu sudah bergeser sekitar lima meter dari lokasi pertama kali jatuh. Artinya jasad korban sudah berpindah karena terbawa arus sungai. "Sehingga proses pencarian terus diintensifkan dibantu dari BPBD dan Tagana. Syukur alhamdulilah membuahkan hasil, korban dapat kita temukan," katanya.

Kapolsek Rangkasbitung AKP Ugum Taryana menambahkan, korban dapat ditemukan sekitar pukul 13.00. "Di lokasi kejadian tidak diketemukan identitas. Korban diketahui menggunakan kemeja warna merah, celana panjang hitam dan disakunya diketemukan uang tunai Rp 19.500," katanya.

Kapolsek mengungkapkan, proses pencarian dilakukan tim gabungan dari Anggota Polsek Rangkasbitung dan tim BPBD Lebak serta masyarakat sekitar.  Melakukan penyisiran kurang lebih 3-4 jam lamanya. "Kini jasad korban sudah dievakuasi di RSUD Adjidarmo. Adapun untuk identitasnya saat ini sudah diketahui dari sidik jarinya, atas nama Giyo umur 69 tahun, warga Bintaro," katanya. (rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook