Dindikbud Tingkatkan Kualitas Lembaga Pendidikan Non Formal

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 12 Juli 2019 - 13:22:27 WIB   |  dibaca: 136 kali
Dindikbud Tingkatkan Kualitas Lembaga Pendidikan Non Formal

SIDAK: Walikota Serang Syafrudin menyapa warga saat sidak pelayanan kependudukan dan tenaga kerja di kantor Disdukcapil, di Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (11/7).

SERANG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang mengadakan kegiatan apresiasi kelembagaan PAUDNI yang dihelat di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kota Serang, Kamis (11/7). Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kualitas kelembagaan lembaga pendidikan non formal (PNF).

Kepala Seksi (Kasi) Kelembagaan dan Sarpras Bidang PAUDNI Dindikbud Kota Serang, Al-Chotijah mengatakan, diadakannya kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga PNF di Kota Serang."Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga PNF yang ada di Kota Serang, baik lembaga kesetaraan, keaksaraan, PAUD non formal, TBM, LKP, dan lain sebagainya," ujarnya di sela acara, Kamis (11/7).

Ia menjelaskan, program kegiatan apresiasi ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Dindikbud Kota Serang. Hal ini juga dilakukan sebagai bentuk monitoring atas kualitas pengelolaan lembaga PNF selama ini."Ini perdana, karena memang untuk mengetahui sejauh mana lembaga PNF di Kota Serang. Dari situ kita jadi tahu, bagaimana mengelola lembaga agar bisa meningkatkan kualitas lembaganya, dan membuat kerjasama dengan CSR, Masyarakat, dan pihak lain," jelas dia.

Ketua pelaksana kegiatan, Nurhafiz, menyebutkan, kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 78 lembaga, terdiri dari PKBM, LKP, PAUD, TPA, dan PKG."Adapun rinciannya itu, PKBM sebanyak 21, LKP sebanyak 11, PAUD sebanyak 30, TPA sebanyak 7, dan PKG sebanyak 6 lembaga," ujar Nurhafiz.

Ia mengungkapkan, standar kompetensi yang dinilai dalam perlombaan kali ini, hanyalah standar kompetensi dalam pengelolaan kelembagaan saja. Untuk kriteria, terdapat 4 poin indikator penilaian. "Keempatnya yaitu kemampuan menunjukkan inovasi dan strategi pengelolaan lembaga, kemampuan menjelaskan proses dan hasil pengelolaan, kemampuan menyampaikan argumentasi, serta kemampuan menjelaskan efektifitas dan efisiensi lembaga," ungkap dia.

Nurhafiz menuturkan, mengenai hasil penilaian, secara garis besar, lembaga-lembaga di bawah naungan bidang PAUDNI, telah mampu mengelola lembaganya dengan baik."Alhamdulillah secara garis besar sudah baik, walau pun ada beberapa hal atau beberapa pertanyaan yang memang belum bisa dijawab ketika tim juri bertanya kepada pengelola lembaga," tuturnya.

Menurutnya, ke depan dindikbud memiliki pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan, dalam meningkatian kemampuan pengelolaan lembaga PNF, terutama pada tiga lembaga seperti PKBM, LKP, dan TPA."Wabilkhusus TPA, karena TPA merupakan lembaga yang membutuhkan tenaga paling besar, karena harus menghadapi anak yang berusia 0-4 tahun," ujar Nurhafiz. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook