Bapak Kandung Kades Palawad Dibacok di Pasar

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 17 Juli 2019 - 15:09:11 WIB   |  dibaca: 137 kali
Bapak Kandung Kades Palawad Dibacok di Pasar

DITAHAN: Pelaku pembacokan, RS, diamankan di Mapolres Serang, setelah berhasil dibekuk di tempat persembunyiannya di Kota Tangerang, kemarin.

SERANG- Bapak kandung Kepala Desa (Kades) Palawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang Sanusi (48), menjadi korban pembacokan dan penganiayaan di dalam Pasar Ciruas. Pelaku berinisial RS (36) alias Dul, dan AM (40). Kedua tersangka diketahui merupakan kakak dan adik ipar. Akibat kejadian itu, korban harus dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka robek di kepala dan mengalami sejumlah luka lebam.

Kapolsek Ciruas Kompol Priyatni Winoto mengatakan, kasus pembacokan dan penganiayaan itu bermula saat korban Sanusi tengah duduk bersama temannya di Pasar Ciruas pada Jumat (5/7) dini hari, sekitar pukul 01.00. Tiba-tiba pelaku RS dan AM mendatangi korban, dan langsung membacok dan memukuli korban.

"RS dan AM langsung berteriak kepada korban. Lalu pelaku RS langsung mendorong badan korban hingga terjatuh. Kemudian pelaku AM langsung membacok bagian kepala korban berulang kali, sementara RS memukuli korban dengan tangan kosong," katanya.

Menurut Winoto, korban pembacokan dan penganiayaan itu berhasil diselamatkan warga yang ada di pasar dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina, yang berada tak jauh dari pasar. Sedangkan kedua pelaku RS dan AM langsung melarikan diri."Setelah mendapatkan perawatan, korban melaporkan kejadian itu kepada kami," ujarnya.

Winoto menjelaskan, setelah mendapatkan laporan tersebut, tim Reskrim Polsek Ciruas langsung bergerak mencari pelaku di rumahnya masing-masing. Pelaku RS merupakan warga Kampung Cibadak, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Walantaka, sedangkan AM warga Kampung Citeurep Tegal, Desa Citeurep, Kecamatan Ciruas. "Pelaku tidak ada, sudah melarikan diri," jelasnya.

Winoto mengungkapkan, setelah dilakukan pencarian hingga Senin (15/7) diketahui pelaku RS bersembunyi di wilayah Kota Tangerang. Tim Reskrim Polsek Ciruas langsung mengejar pelaku yang diketahui bersembunyi di sebuah tempat usaha laundry di wilayah Kedaung, Kota Tangerang."Kemarin sekitat jam 17.00, satu pelaku (RS) berhasil kita amankan. Dia sedang bekerja di tempat usaha Laudry," ungkapnya.

Winoto menegaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pelaku RS, keduanya nekat membacok orangtua kepala Desa Palawad tersebut, lantaran dirinya merasa terancam dan akan dibunuh oleh korban."RS ini mendapat kabar dari AM, katanya korban mau membunuh RS. Itu latar belakang masalahnya," jelasnya.

Pelaku RS mengaku bersama adik iparnya telah mengeroyok korban. Berdasarkan pengakuan, dirinya hanya memukuli dengan tangan kosong, sedangkan yang melukai korban dengan senjata tajam adalah adik iparnya. Motifnya, RS merasa tersinggung karena sempat diancam akan dibunuh oleh korban."Menurut cerita adik ipar, saya katanya akan dibunuh oleh korban. Awalnya, saya tidak tanggapin tapi adik ipar yang emosi bahkan sempat saya cegah," katanya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook