Sidak SMPN 1 Serang, Syafrudin Bagi-bagi Uang

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 17 Juli 2019 - 15:49:43 WIB   |  dibaca: 135 kali
Sidak SMPN 1 Serang, Syafrudin Bagi-bagi Uang

LANCAR : Walikota Serang Syafrudin memberikan bonus berupa uang kepada siswa baru yang mampu menjawab pertanyaan di SMPN 1 Kota Serang, Senin (16/7).

SERANG – Walikota Serang Syafrudin melakukan inspeksi mendadak ke SMPN 1 Serang di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ciceri, Kelurahan Cipare, Kota Serang, Selasa (16/7) pagi sekitar pukul 10.00. Sidak dalam rangka memantau pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang diikuti sebanyak 288 siswa di SMPN 1 Serang.

Dalam sela-sela sidak, orang nomor satu di Pemerintahan Kota (Pemkot) Serang ini memberikan uang kepada sejumlah siswa-siswi berstatus yatim piatu dan empat murid lainnya yang mampu menjawab pertanyaannya. Usai sidak, Syafrudin menyimpulkan bahwa tidak ada aksi perpeloncoan yang terjadi terhadap peserta didik baru hingga hari kedua masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di SMPN 1 Serang.

“Saya lihat juga anak-anak kita yang ada di sini (SMPN 1 Serang-red) sebanyak 288 dalam keadaan sehat. Kemudian saya menanyakan langsung apakah ada perpeloncoan tidak ada, apakah ada yang menendang tidak ada, ternyata tidak ada. Alhamdulillah anak-anak pun dalam keadaan sehat. Dan kemudian pelaksanaan ini dalam keadaan lancar,” ujar Syafrudin, kepada Banten Raya.

Syafrudin mengancam akan langsung mencopot jabatan kepala sekolah terkait jika ditemukan adanya perpeloncoan dalam MPLS tahun ajaran 2019/2020 baik di SD maupun SMP. “Kalau memang ternyata ada, kemudian kepala sekolah tidak bisa mengantisipasi maka kalau terjadi perpelonocan kepala sekolah dulu yang bertanggungjawab. Kemudian kepala sekolahnya akan menjadi guru lagi,” kata dia.

Karenanya, masih kata Syafrudin, pihaknya mengimbau kepada seluruh SD dan SMP di Kota Serang yang tengah menggelar MPLS agar dilaksanakan sesuai prosedur yang ada.“Kemudian tidak ada lagi perpeloncoan kepada murid baru,” ucapnya.

Syafrudin menjelaskan, dipilihnya SMPN 1 Serang untuk sidak karena SMPN 1 Serang merupakan sekolah favorit di Kota Serang. Meski begitu, pihaknya berjanji akan menyambangi sekolah-sekolah lainnya. “SMPN 1 Serang ini SMP favorit. Makanya saya datang ke tempat ini, kemudian insha Allah juga saya akan datang ke tempat-tempat lain,” janjinya.

Sementara Kepala SMPN 1 Serang Mohammad Syukur menyatakan, di SMPN 1 Serang tidak ada sama sekali aksi perpeloncoan kepada peserta didik baru karena memang sudah mencanangkan program kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan enjoy. “Jadi memang mereka adalah tamu bagi kita.

Mereka harus kita terima kemudian harus diciptakan suasana yang membuat mereka nyaman menghadapi kegiatan belajar mengajar (KBM). Yang nanti insha Allah pada kamis sudah mulai dilaksanakan KBM,” ujar Syukur.

Ia juga mewanti-wanti betul jangan sampai terjadi aksi perpeloncoan kepada siswa baru baik secara fisik maupun perpeloncoan dalam bentuk mental, perundungan, membentak dan sebagainya itu harus dihilangkan. “Apalagi kita sekolah rujukan penguatan pendidikan karakater. Itu dilarang betul. Jadi insya Allah di SMPN 1 Serang tidak ada,” akunya.

Jika hal itu terjadi, Syukur berjanji siap menanggung segala risikonya. “Itu merupakan tanggungjawab saya sebagai pimpinann. Artinya apapun yang terjadi di SMPN 1 Serang itu tanggungjawab saya. Itu juga berarti efeknya saya siap bertanggunjgawab apa yang telah dilakukan oleh teman-teman di lapangan,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan MPLS hanya tiga hari saja. “Sampai tiga hari. Nanti hari Kamis pengenalan ekstrakurikuler. Jadi selama semingu ini full tapi MPLS ini cuma tiga hari,” kata dia.Pada sidak itu turut didampingi Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang Hari W Pamungkas, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang Sarnata. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook