Gedung Baru Setda Dirancang 6 Lantai

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 18 Juli 2019 - 11:43:51 WIB   |  dibaca: 499 kali
Gedung Baru Setda Dirancang 6 Lantai

MEGAH : Gambar DED gedung baru setda yang akan dibangun enam lantai, kemarin. Papan proyek gedung baru setda (foto kanan).

CILEGON - Pembangunan gedung baru Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon yang mulai dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon, ternyata dirancang untuk enam lantai. Namun, karena keterbatasan anggaran pembangunannya dilakukan bertahap, atau empat lantai dulu.

Kepala Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Gedung Negara pada DPUTR Kota Cilegon, Imanudin mengatakan, gedung baru setda tersebut rencananya akan dibangun hingga enam lantai dengan biaya sekitar Rp 98 miliar. Tahun ini, kata Imanudin, pembangunan dilakukan empat lantai dulu dengan anggaran pembangunan sekitar Rp 23 miliar.“Tahun ini juga baru struktur gedung saja dan beberapa bagian gedung. Kemungkinan baru bisa ditempati pada 2021,” kata Imanudin ditemui Banten Raya di ruang kerjanya, Rabu (17/7).

Iman menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pembangunan dilakukan bertahap atau tidak bisa dalam satu tahun anggaran. Pembangunan gedung enam lantai tersebut merupakan program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. “Jadi tahun 2021 harus sudah selesai,” katanya.

Kata Iman, pembangunan gedung yang berada di belakang kawasan perkantoran Pemkot Cilegon tersebut dibangun di lahan seluas 1.000 meter dengan ketinggian enam lantai sekitar 24 meter. “Gedung juga dilengkapi dengan lift sebanyak enam unit,” terangnya.

Ditambahkan Iman, gedung tersebut diperuntukkan bagi enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Keenam OPD tersebut antara lain, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang akan menempati lantai satu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) di lantai dua, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) lantai tiga, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) lantai empat, Dinas Pemberdayaan Permpuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) lantai lima, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa di lantai enam. "(Itu) rencananya,” ungkapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya pada DPUTR Kota Cilegon, Mugni berharap, pembangunan gedung baru setda tersebut bisa selesai tepat waktu. Pihak ketiga yang membangun gedung tersebut untuk bekerja sebaik-baiknya. “Kami juga menggandeng TP4D (Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah) Kejaksaan Negeri Cilegon dan Manajamen Konstruksi dalam pembangunan gedung ini yang masuk program prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Proses Lelang Dipertanyakan

Pembangunan gedung setda tersebut dipertanyakan oleh beberapa elemen masyarakat. Rabu (17/7) pagi, Gabungan Aliansi LSM Banten (GALB) melakukan aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Walikota Cilegon.Mereka menuntut transparansi proses lelang proyek gedung baru itu.

Koordinator Lapangan Aksi, Andi Permana menduga ada beberapa tender lelang yang diduga dimonopoli oleh oknum di Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Pihaknya menyoroti empat tender lelang, yaitu tender lelang Gedung Setda, Jalan Bonakarta-Masigit, Jalan Ir. Sutami, dan Pembangunan Gedung Kesehatan Puskesmas Jombang. “Kami meminta Pokja ULP teliti dalam mengawasi dokumen peserta lelang,” cetusnya.

Andi meminta kepada aparat hukum seperti seperti kepolisian atau kejaksaan melihat tender lelang di Pemkot Cilegon. “Biarkan saat ini proyek berjalan karena memang sudah berjalan, tapi ke depan harus ada perbaikan dan aparat hukum melihat tender lelang di proyek Pemkot Cilegon,” pintanya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook