Walikota Instruksikan Lurah dan Camat Jumsih

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 18 Juli 2019 - 14:07:17 WIB   |  dibaca: 113 kali
Walikota Instruksikan Lurah dan Camat Jumsih

NUMPUK: Sampah yang dibuang warga Sukawana menumpuk di salah satu titik di Kelurahan Sukawana, Rabu (17/7).

Walikota Serang Syafrudin kembali menginstruksikan kepada seluruh lurah dan camat se-Kota Serang serta organisasi perangkat daerah (OPD) untuk tetap melakukan kegiatan Jumat bersih (jumsih) di lingkungannya masing-masing.

Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, Jumsih juga untuk mengurangi volume sampah yang diangkut ke tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Cilowong, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

“Jumsih barusan tadi pagi saya umumkan di pemkot, supaya program Jumsih besok di masing-masing kantor kelurahan, kecamatan, OPD, harus diadakan Jumsih mulai besok itu,” kata Syafrudin usai membuka acara gerakan pemberdayaan perempuan mandiri (PG3M), di Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Rabu (17/7) pagi sekitar pukul 09.30.

Ia mengakui bahwa program Jumsih Pemkot Serang beberapa waktu lalu telah berakhir. Akan tetapi program tersebut tetap harus dilakukan kembali oleh pemerintahan yang paling bawah. Karena program jumsih tersebut salah satu program walikota dan wakil walikota dalam menjaga lingkungan Kota Serang yang bersih dan nyaman.“Jumsih ya harus tetap jalan walau pun Pemkot Serang sudah tidak adakan Jumsih lagi. Program itu kan sudah diserahkan ke kelurahan dan kecamatan agar dilaksanakan,” ucap dia.

Terkait sampah yang masih menumpuk di beberapa titik di Kota Serang, lanjut Syafrudin, pihaknya segera memerintahkan kepada OPD terkait untuk mengangkut sampahnya. Namun pihaknya pun meminta dukungan kepada seluruh masyarakat Kota Serang untuk bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing.

“Tadi saya langsung telpon Pak Ajat (Kabid Kebersihan DLH) terutama yang di jembatan mudah-mudahan cepat diselesaikan. Kami juga tidak bosan-bosannya mengimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Karena kebersihan ini bukan untuk Pak Walikota, Pak Wakil Walikota, tetapi untuk seluruh masyarakat yang ada di Kota Serang,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Lurah Sukawana Baihaki mengakui bahwa penanganan sampah di wilayahnya belum maksimal. Selain belum memiliki tempat pembuangan sampah (TPS) permanen, kesadaran warganya akan kebersihan lingkungan masih minim.  

“Di Kubang Kemiri rencanannya akan dibangun TPS. Semua sampah yang ada di Kelurahan Sukawana dipusatkan di Kubang Kemiri nantinya. Kalau untuk anggarannya mungkin di tahun 2020 dianggarkan dari dana sarpras,” kata Baihaki, kepada Banten Raya.

Meski demikian, lanjut dia, sejatinya untuk penanganan sampah di wilayahnya pihaknya telah memiliki tiga motor pengangkut sampah hasil sumbangan dari kementerian dan Pemkot Serang. Untuk pembuangan sampahnya pihaknya telah berkoordinasi dengan OPD terkait. “Sementara ini sampah-sampah dari warga kita angkut dengan motor sampah. Tapi memang belum semua warga ya karena mungkin mereka bisa mengendalikan sendiri dengan cara dibakar,” katanya.

Selain telah memiliki tiga motor sampah, Baihaki pun berencana akan berkoordinasi dengan instansi terkait soal penempatan bak kontainer sampah untuk memudahkan warganya membuang sampah dari wilayahnya.

“Cuma belum koordinasi dengan DLH. Kalau untuk kontainer itu makan tempat penempatan. Kami juga belum dikoordinsikan dengan RT dan RW terkait, tapi saya akan rapatkan dengan RT RW apakah akan mengambil langkah kontainer itu di beberapa titik karena sampah ini kan program pak wali yang harus didukung sepenuhnya,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan Banten Raya di lokasi, tumpukan sampah berserakan di beberapa titik di Kelurahan Sukawana. Selain tak enak dipandang mata tumpukan sampah itu menimbulkan bau tak sedap bagi warga sekitar dan masyarakat yang melintas. (harir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook