DKBP3A Telusuri Rawa Danau untuk Pasang KB

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 18 Juli 2019 - 14:34:16 WIB   |  dibaca: 189 kali
DKBP3A Telusuri Rawa Danau untuk Pasang KB

PENUH TANTANGAN : Kepala DKBP3A Tarkul Wasyit (kanan) bersama tim menyusuri Rawa Danau untuk memasang KB masyarakat, Selasa (16/7).

SERANG – Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Serang memberikan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil yakni di Desa Cikedung, Kecamatan Mancak. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (16/7) tersebut disambut antusias masyarakat yang ingin mengikuti program keluarga berencana (KB).

Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit mengatakan, pelayanan KB terhadap masyarakat terpencil dilakukan karena selama ini pelayanan terhadap mereka belum berjalan optimal. “Kalau pelayanan KB di Desa Cikedung sudah pernah dilakukan tapi tidak semaksimal seperti di desa-desa yang mudah untuk dijangkau. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias untuk memasang implan,” kata Tarkul, Rabu (17/7).

Ia mengungkapkan, pelayanan yang dilakukan sehari penuh tersebut petugas berhasil memberikan pelayanan pemasangan implan kepada 65 pasangan usia subur (PUS) yang rata-rata sudah memiliki dua orang anak. “Kalau dilihat dari rata-rata usia masih di bawah 40 tahun dan di atas 30 tahun. Pelayanan yang kami berikan semua menggunakan MKJP (metode KB jangka panjang),” ujar mantan Camat Tunjung Teja itu.

Berbeda dengan pelayanan KB yang dilakukan di desa-desa yang lain, pelayanan yang dilakukan di Desa Cikedung, petugas terpaksa menggunakan perahu kecil melewati Rawa Danau untuk menjemput para akseptor. “Kegiatan pelayanan KB dengan cara jemput bola ini cukup membantu masyarakat di sana (Cikedung-red), karena kalau mereka datang ke puskesmas biaya transport yang dikeluarkan bisa mencapai Rp50.000,” tuturnya.

Selain memberikan pelayanan ke desa terpencil, pihaknya juga akan memberikan pelayanan ke pulau terpencil yaitu ke Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa. “Pelayanan KB terutama yang MKJP ini kami upayakan bisa merata sampai ke daerah-daerah terpencil. Kalau untuk yang non MKJP cakupannya sudah cukup bagus dan ternyata di daerah-daerah terpencil juga sudah banyak yang KB non MKJP,” ungkapnya.

Tarkul berharap, pelayanan KB MKJP yang ditergetkan pemerintah pusat sebanyak 5.000 akseptor lebih bisa tercapai dengan baik. Begitu juga dengan yang non MKJP yang ditargetkan 7.000 akseptor lebih. “Kalau kami lihat respons masyarakat untuk ber-KB sudah cukup bagus tinggal kita memberikan pemahaman yang lebih saja kepada masyarakat terutama terkait efek yang ditimbulkan,” katanya. (tanjung)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook