Tiga Polres Diguyur Dana Hibah Rp 6,8 M

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 19 Juli 2019 - 16:01:11 WIB   |  dibaca: 205 kali
Tiga Polres Diguyur Dana Hibah Rp 6,8 M

AMANKAN PILKADA : Simulasi pengamanan pemilu yang digelar Polresta Tangerang di Puspemkab Tangerang, beberapa waktu lalu.

KAB. TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memberikan dana hibah pengamanan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 yang akan digelar pada 8 Desember mendatang.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang, dana hibah pengamanan itu dibagikan untuk Polres Kota Tangegrang, Polres Metro Tangerang, dan Polres Tangerang Selatan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa pada DPMPD Kabupaten Tangerang, Ahmad Hapid mengatakan, Pemkab Tangerang sudah mengalokasikan dana hibah pengamanan Pilkades Serentak untuk tiga polres dengan total Rp 6,8 miliar melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Total dana hibah itu dengan rincian untuk Polres Kota Tangerang Rp 3,1 miliar, Polres Metro Tangerang Rp 2,5 miliar, dan Polres Tangerang Selatan Rp 1,29 miliar. “Selain itu, Pemkab juga memberikan dana hibah pengamanan Pilkades Serentak ke Kodim 0510/Tigaraksa dengan alokasi Rp 1,5 miliar,” kata Ahmad kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/7).

Ahmad menjelaskan, Pemkab Tangerang memberikan dana hibah pengamanan Pilkades Serentak untuk tiga polres karena 153 desa peserta Pilkades Serentak tersebar di tiga wilayah hukum polres. Nantinya, kata Ahmad, Satpol PP akan bekerjasama dengan Polri dan TNI untuk melakukan pengamanan. “Terkait desa yang dianggap rawan konflik. Kami sedang melakukan pemetaan,” jelasnya.  

Ahmad menuturkan, tahapan Pilkades Serentak sudah mulai dilaksanakan oleh Pemkab Tangerang melalui tim dukungan elemen satuan kinerja (Desk) pilkades dengan menggelar sosialisasi pilkades kepada seluruh camat se-Kabupaten Tangerang, kepala desa (kades), dan badan permusyawaratan desa (BPD) di 153 desa yang akan menggelar pilkades. “Sementara pengumunan dan pendaftaran bakal calon akan dilaksanakan 14 September mendatang,” bebernya.

Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Tangerang Benteng Indarto menambahkan, tahapan Pilkades Serentak 2019 dilaksanakan sebanyak empat tahapan, yakni tahap pertama berupa persiapan, tahap kedua berupa pencalonan, tahap ketiga berupa pemungutan suara, dan tahap keempat berupa penetapan.

“Tahap pertama sudah dilakukan. Di antaranya melaksanakan sosialisasi dan penjelasan teknis kepada camat, kades, dan BPD. Penjelasan teknis yang diberikan berupa tata cara pembentukan panitia pilkades tingkat desa, tata tertib, tata cara penetapan, dan lainnya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Tangerang memutuskan mengundur pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019. Pesta demokrasi tingkat desa itu seharusnya digelar pada 17 November, namun mundur menjadi 8 Desember. Keputusan itu diambil karena ada perbedaan masa akhir jabatan kepala desa, dan antisipasi keterlambatan pencairan anggaran pada alokasi biaya tambahan (ABT). (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook