Yayan Ruhian Puji Jurus Silat Kaserangan

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 19 Juli 2019 - 16:18:47 WIB   |  dibaca: 280 kali
Yayan Ruhian Puji Jurus Silat Kaserangan

LESTARIKAN KEARIFAN LOKAL : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah bersama sejumlah warga negara asing dan masyarakat Kabupaten Serang memeragakan Jurus Silat Kaserangan dalam Festival Jurus Silat Kaserangan yang digelar di Anyer, Kamis (18/7).

SERANG – Festival Jurus Silat Kaserangan digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Kamis (18/7), berlangsung seru dan meriah. Aktor laga Indonesia yang sudah membintangi film internasional Yayan Ruhian turut meramaikan kegiatan yang digelar di Pantai Pal Anyer tersebut. Aktor laga yang sukses dengan karakter Mad Dog dalam Film The Raid ini memuji Jurus Silat Kaserangan.

Menurut Yayan, tidak banyak pemerintah daerah yang menggelar festival pencak silat hingga menciptakan satu jurus yang dilombakan. Ia pun meminta generasi muda memanfaatkan dukungan Pemkab Serang ini untuk melestarikan pencak silat. “Festival silat ini bisa dijadikan kesempatan bagi generasi muda untuk tetap menjaga budaya, menjaga bela diri warisan leluhur,” kata Yayan.

Tidak hanya memberikan motivasi melalui sambutan di depan para generasi muda yang berkompetisi pada Festival Jurus Silat Kaserangan, Yayan pun unjuk gigi. Salah satu aktor dalam film John Wick 3 ini memperagakan ilmu bela dirinya. Bukan hanya itu, Yayan bersama Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan para undangan turut melakukan silat bersama dengan ratusan pesilat di Pantai Pal Anyer.

Menurut Yayan, pencak silat merupakan bela diri yang dikagumi dunia. Bahkan para aktor bela diri internasional menemukan hal berbeda dari pencak silat. “Jangan sampai 5 sampai 10 tahun ke depan, budaya Bangsa Indonesia lebih banyak dikuasai oleh Bangsa luar. Karena saat ini, semakin banyak orang-orang dari luar, khusus datang ke Indonesia untuk belajar pencak silat,” ujarnya.

Ia meminta generasi muda menjadikan pencak silat sebagai hobi yang bisa mengukir prestasi. “Saat kalian bisa melestarikan budaya, kalian juga bisa mengukir prestasi,” ujarnya. Yayan meminta seluruh pihak untuk terus melestarikan pencak silat sebagai Budaya Bangsa Indonesia. “Mari kita ungkapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Serang dan pejabat di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyampaikan terima kasih atas kehadiran Yayan dalam Festival Jurus Silat Kaserangan. Jurus yang diciptakan oleh 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang. “Semoga kehadiran Kang Yayan bisa memotivasi generasi muda di Kabupaten Serang untuk lebih mencintai pencak silat,” ujarnya.

Tatu mengatakan, Festival Jurus Silat Kaserangan dalam rangkaian Anyer Krakatau Culture Festival (AKCF) ini merupakan upaya dukungan Pemkab Serang agar pencak silat bisa ditetapkan menjadi warisan dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

“Pencak silat adalah seni budaya Bangsa Indonesia, harus kita lestarikan bersama. Bagi kami, Jurus Silat Kaserangan adalah cara untuk memperkuat agar pencak silat bisa ditetapkan menjadi warisan dunia oleh UNESCO,” kata Tatu.

Jurus Silat Kaserangan digagas langsung oleh Tatu selaku Bupati Serang, kemudian diciptakan oleh 13 sesepuh pendekar dari 12 aliran silat di Kabupaten Serang. “Jurus silat itu kan bermacam-macam di Banten, dan termasuk di Kabupaten Serang. Maka untuk memperkuat persatuan dan silaturahmi antar pendekar, paguron, dan aliran silat, diciptakan Jurus Silat Kaserangan,” ujar Tatu.

Saat ini, kata Tatu, Jurus Silat Kaserangan sudah menjadi pelajaran muatan lokal (mulok) di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) wilayah Kabupaten Serang. “Festival ini pun diikuti oleh siswa SMP dan SD, yang tentu saja pengajar-pengajarnya merupakan para pendekar silat dari paguron yang ada di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Tatu berkomitmen akan terus menggelar Festival Silat Kaserangan karena pencak silat merupakan budaya Bangsa Indonesia yang harus terus dilestarikan. “Festival ini pun dalam rangka silaturahmi para pendekar di Kabupaten Serang,” ujarnya.

Festival Silat Kaserangan tahun 2019 tersebut berjalan sukses. Bahkan hadir dua turis asing, yakni Dipanwita Chakraborty (India) selaku Corporate Responsilibility Director PT Cargill-Asia Pasific dan Meagan Andrews (Kananda) selaku Program Director Care Internasional. Hadir pula Elin Devina selaku Staf Deputi Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Ketua Pelaksana AKCF 2019, Agus Erwana mengatakan, tahun ini Festival Silat Kaserangan diikuti oleh siswa SMP sederajat perwakilan dari 29 kecamatan. Jumlah peserta sebagai 40 kelompok yang masing-masing terdiri dari lima pesilat.

“Sebelumnya, festival ini diikuti oleh perwakilan paguron. Para pendekar paguron kami dorong untuk mengajarkan Silat Kaserangan di sekolah-sekolah. Jadi Jurus Silat Kaserangan benar-benar kita lestarikan secara maksimal,” ujarnya. (*/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook