Pemkot Raih Penghargaan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 10:27:22 WIB   |  dibaca: 133 kali
Pemkot Raih Penghargaan

PENGHARGAAN : Walikota Cilegon, Edi Ariadi, memperlihatkan penghargaan dari Menpan-RB yang diserahkan di salah satu hotel di Semarang, Kamis (18/7) malam.

CILEGON – Pemkot Cilegon berhasil meraih penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 judul Gerakan Warga Bulan Peduli Kesehatan (Gegana Pedes) dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Penghargaan diterima oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi dari Menpan RB Syafruddin bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Gubernur Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo di salah satu hotel di Kota Semarang, Provinsi Jateng, Kamis (18/7) malam.

Edi menjelaskan, tujuan sebenarnya melakukan berbagai program inovatif untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Jika diapresiasi melalui penghargaan maka merupakan bentuk motivasi dan tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkan lebih baik lagi.“Ini jadi tantangan Kota Cilegon untuk terus melakukan terobosan, sehingga pelayanan menjadi semakin baik, efektif dan efisien,” katanya melalui siaran pers kepada wartawan, Jumat (19/7).

Menurut Edi, kesuksesan Pemkot Cilegon dalam melayani publik karena menerapkan sistem pembangunan berkelanjutan, sehingga pelayanan menjadi fokus yang harus mampu memberikan kepuasan kapada warga.“Ini jadi pemicu supaya kami terus memberikan yang terbaik untuk warga. Kami akan dorong terus OPD (organisasi perangkat daerah-red) untuk terus berinovasi,” imbuhnya.

Edi juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon yang telah berhasil masuk dalam TOP 99 INOVASI Pelayanan Publik tahun 2019 tingkat nasional melalui Gegana Pedes. Kedepannya diharapkan mampu terus melakukan gerakan untuk lebih memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.“Tugas pembangunan kesehatan bukan hanya kami (pemerintah-red) warga juga harus ikut serta, program membangun kesadaran tanggung jawab menjaga kesehatan bersama dalam pola makan dan aktifitas serta lingkungan,” paparnya.

Menpan RB, Syafruddin menyampaikan, sejumlah inovasi-inovasi yang sudah dibuat dan mendapatkan penghargaan menunjukkan adanya keberhasilan dan timbal balik, sehingga program tersebut bisa jadi akan diadopsi untuk program tingkat nasional.“Pemerintah mendorong inovasi-inovasi yang bersifat lokal tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional, bisa jadi diangkat dan dijadikan program nasional nantinya,” ungkapnya.

Syafruddin menjelaskan, ada 3.156 inovasi dari kementerian, kabupaten/kota dan kepolisian, sementara tim penilai sendiri dari panel independen yang dibentuk kementerian, sehingga mengkerucut dan hanya beberapa saja yang diberikan penghargaan.“Ada 3.000 lebih yang diseleksi, namun malam ini hanya beberapa saja yang dinilai layak untuk mendapatkan penghargaan,” tutupnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook