Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Dihajar Massa

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 10:40:39 WIB   |  dibaca: 225 kali
Pencuri Spesialis Pecah Kaca Mobil Dihajar Massa

DIAMANKAN:Pelaku pecah kaca diamankan warga di salah satu mini market di Jalan Raya Bhayangkara, Cipocok Jaya, Kota Serang setelah aksinya ketahuan sopir korban, Kamis (18/7) malam.

SERANG- Sabilal (29), warga Lampung, dihakimi massa usai kepergok memecahkan kaca mobil Avanza berplat nomor B 2243 BYL milik Bahni Arno, warga Bantul, Jawa Tengah, di Parkiran Minimarket, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang,Kamis (18/7) malam. Diduga Sabilal adalah pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil.

Kapolsek Cipocok Jaya, Kompol Bambang Wibisono membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian dengan modus pecah kaca. Korban pencurian merupakan pegawai Pembangkit Listrik Tanaga Uap (PLTU) Labuan, Pandeglang. Mobil korban jadi target kejahatan saat terparkir di minimarket Jalan Bhayangkara. "Pelaku ketauan oleh sopir korban, saat mengambil laptop merk HP dari dalam mobil," katanya kepada Banten Raya saat ditemui di Mapolsek, Jumat (19/7) sore.

Bambang mengungkapkan, setelah berhasil diamankan warga, polisi yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek, guna menghindari adanya amuk massa."Kaca mobil tengah sebelah kiri pecah. Kasus ini masih kita yang menangani, tersangka masih di dalam sel," ungkapnya.

Bambang menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepolisian, pelaku mengelak jika dirinya melakukan pencurian dengan modus kaca. Sabilal tidak sengaja menerima barang bukti yang dilempar oleh pelaku modus pecah kaca."Dia tidak ngaku, katanya dia ada orang yang ngelempar laptop ke dia," jelasnya.

Meski tidak mengakui, Bambang meyakini Sabilal merupakan pelaku kejahatan modus pecah kaca. Untuk itu, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut dan mengejar pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. "Kasus ini masih kita kembangkan," tegasnya.

Atas kejadian itu, Bambang meminta masyarakat agar tidak menyimpan barang berharga di dalam mobil. Sebab, hal itu bisa mengundang aksi kejahatan dengan modus pecah kaca yang tengah marak beberapa hari ini di Kota Serang. "Pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP. Hukumannya pidana penjara paling lama lima tahun," tegasnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook