CU Nyaris Kehilangan Poin

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:15:26 WIB   |  dibaca: 182 kali
CU Nyaris Kehilangan Poin

LEWATI BEK : Gelandang CU Jalwandi melewati hadangan BEK PSCS Cilacap saat bertanding dalam laga Liga 2 wilayah barat di Stadion Krakatau Steel, kemarin.

CILEGON – Persaingan Liga 2 di wilayah Barat terbukti ketat. Status tuan rumah belum tentu menjadi jaminan kemenangan. Bertindak sebagai tuan rumah Cilegon United (CU) nyaris kehilangan poin saat melawan PSCS Cilacap di Stadion Krakatau Steel, kemarin sore. CU akhirnya hanya mampu berbagai poin dengan PSCS Cilacap setelah bermain seri 1-1.

PSCS Cilacap mampu menggetarkan gawang CU yang dikawal Herlian Alif pada menit ke-16. Crosing dari arah kiri mampu dimanfaatkan Imam Bagus dan merobek jala CU. Anak-anak Cilegon baru bisa membalas pada babak kedua, setelah menerima umpan crosing dari gelandang Jalwandi, bola liar berhasil ditanduk Teja Ridwan dan membobol gawang kiper PSCS Ghoni Yanuar pada menit 48.Untuk mendapat kemenangan pemain CU terus mengempur barisan belakang pemain Cilacap. Namun hingga peluit akhir pertandingan skor tidak berubah 1-1.

Pelatih CU Bambang Nurdiansyah mengatakan dalam laga ini anak asuhnya tidak tampil seperti biasanya. Ia menilai stamina pemain turun dan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kami harus segera memperbaiki fisik dan stamina agar bisa bermain maksimal. Memang saya amati semenjak pulang tur Sumatera stamina menurun. Semoga di laga tandang selanjutnya permainan bisa bagus dan bisa meraih kemenangan di kandang,” jelas dia.

Terkait performa anak asuhnya, ia memuji seluruh pemain yang telah bekerja keras untuk tidak kalah di laga kandang. Ia berharap pemain terus membenahi stamina dan strategi agar semakin bagus bermainnya. “Kami tidak boleh menyia-nyiakan laga kandang lagi. Persaingan ketat dan kami harus menyiapkan tim sebaik mungkin,” tutupnya.

Sementara itu pelatih PSCS Cilacap Djoko Susilo bergembira target mencuri poin di kandang CU berhasil didapat. Namun dirinya agak kecewa lantaran seharusnya timnya mampu meraih 3 poin jika anak asuhnya lebih tenang di babak kedua. “Ini hasil yang bagus dan sesuai harapan kami. Anak-anak telah bermain secara maksimal,” kata Djoko.

Pada babak kedua, timnya merasakan tekanan karena tuan rumah yang tertinggal bangkit dan memainkan tempo cepat serta menyerang dari semua lini. “Tuan rumah bermain bagus sehingga 3 poin di depan mata sirna saat Teja membobol gawang kami. Ini akan menjadi pelajaran bagi kami untuk laga away,” tutup dia. (hendra)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook