Tambang Pasir dan Galian Tanah Liar Ditutup

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:20:24 WIB   |  dibaca: 271 kali
Tambang Pasir dan Galian Tanah Liar Ditutup

DITERTIBKAN: Lokasi galian tanah di Sukarame, Kecamatan Sajira didatangi petugas Satpol PP Lebak karena tidak memiliki izin, Jumat (19/7).

RANGKASBITUNG- Lokasi penambangan pasir di Kampung Tutul, Blok Cilalay, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung yang belum memiliki izin, serta lokasi galian tanah liar di Kampung Pasir Luhur, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Jumat (19/7) ditertibkan oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak. Berdasarkan pantauan Banten Raya di lokasi, petugas Dinas Satpol PP mendesak pengusaha untuk mengurus perizinan ke Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Banten.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah pada Dinas Satpol PP Lebak Tati Suryati menjelaskan, pihaknya juga memerintahkan pemilik atau pengelola menyediakan lahan parkir yang luas, agar puluhan truk yang akan mengangkut pasir tidak mengganggu penduduk. Pemilik tambang juga diperintahkan untuk menghentikan aktifitasnya sebelum bisa menunjukan perizinan resnmi yang dikeluarkan oleh Distamben Banten.

"Lokasi penambangan pasir di Kampung Tutul Blok Cilalay serta lokasi galian tanah di Kampung Pasir Luhur tersebut sudah jelas-jelas belum memiliki izin yang dikeluarkan oleh Distamben Banten. Untuk itu, lokasi penambangan pasir dan galian tanah tersebut dilarang beroperasi terlebih dahulu," ujar Tati.

Menurutnya, selama belum memiliki izin yang dikeluarkan Distamben Banten, maka pihaknya secara rutin akan melakukan pengawasan ke lokasi penambangan pasir di Blok Cilalay maupun galian tanah di Kampung Pasir Luhur. "Bila masih beroperasi namun izinya belum juga dimiliki, maka kami akan melakukan tindakannya yang lebih tegas lagi," katanya.

Kepala Dinas Satpol PP Lebak Dartim menegaskan bahwa penambangan pasir maupun galian tanah yang tidak berizin, tentu tidak boleh beroperasi. Oleh karena itu, bila masih ada yang membandel maka pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindaknya. "Kami tidak akan melarang siapa pun untuk membuka usaha penambangan pasir maupun galian tanah, asalkan tempuh dulu perizinannya," tegas Dartim. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook