Dana Hibah Baru Terealisasi 50 Persen

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:54:31 WIB   |  dibaca: 181 kali
Dana Hibah Baru Terealisasi 50 Persen

SUDAH CAIR : Kepala BPKAD Kabupaten Serang Fairu Zabadi menyerahkan SP2D kepada salah satu penerima bantuan dana hibah, belum lama ini.

SERANG – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang telah menyalurkan dana hibah kepada para penerima bantuan. Penyaluran dana hibah tersebut dilakukan setelah BPKAD menerbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D). Adapun realisasi pencairan dana hibah sendiri sampai saat ini baru mencapai 50 persen dari total penerima dana hibah sebanyak 60 lembaga.

Kepala BPKAD Kabupaten Serang Fairu Zabadi mengatakan, proses pencairan dana hibah kepada organisasi, lembaga sosial, dan lembaga agama dapat dilakukan setelah data-datanya selesai diverifikasi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. “Jadi data yang sudah diverifikasi selanjutnya diajukan ke BPKAD untuk proses penerbitan SP2D,” kata Fairu, Jumat (19/7).

Ia menjelaskan, dari data yang sudah berhasil diverifikasi oleh OPD terkait, sebagian sudah direalisasikan pencairannya oleh BPKAD melalui penerbitan SP2D ke Bank Pembangunan Jabar Banten (BJB). “Untuk yang sudah terbit SP2Dnya dananya langsung ditransfer kepada penerima hibah. Untuk realisasinya sudah berjalan kurang lebih 50 persen,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Serang Febriyanto mengatakan, pihaknya terus mengimbau kepada para penerima hibah untuk mengusulkan proposal pencairan dan melengkapi persyaratan-persyaratan yang masih kurang. “Kita terus menghubungi penerima untuk segera melengkapi persyarakatan agar bisa dibuatkan NPHD (naskah perjanjian hibah daerah)-nya,” kata Febri.

Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh penerima di antaranya yaitu, surat tanah tidak sengketa, membuat rekening lembaga bagi lembaga yang masih menggunakan rekening atas nama ketuanya. “Kalau untuk jumlah penerimanya ada 60 lembaga. Untuk anggarannya kurang lebih Rp3 miliar. Ada dua penerima yang dicancel karena tahun sebelumnya sudah menerima,” ungkapnya.(tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook