Pemkab Ambil Alih Fasos Fasum Telantar

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 11:56:05 WIB   |  dibaca: 215 kali
Pemkab Ambil Alih Fasos Fasum Telantar

AMBIL ALIH PENANGANAN : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah meninjau dan mendata fasos fasum yang ada di perumahan BCI, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Jumat (19/7).

SERANG – Bupati Serang Rt Tatu Chasanah bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Hatib Nawawi serta Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang Irawan Noor meninjau sekaligus mendata fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang ada di perumahan Bumi Cikande Indah (BCI) dan di perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP) 2.

Fasos fasum perumahan yang ditinggalkan pengembangnya dan tidak diserahkan ke Pemkab Serang tersebut kondisinya sangat memprihatinkan. Selain jalan lingkungan yang rusak parah, juga tidak memiliki ruang terbuka hijau (RTH) untuk bermain anak-anak. Kemudian perumahan BCI juga tidak memiliki tempat pemakaman yang seharusnya disediakan oleh pihak pengembang.

“Sekarang ini kita sedang mendata fasos fasum yang ada di perumahan-perumahan. Seperti di perumahan ini tidak ada serah terima dengan pemda, padahal seharusnya diserahkan. Maksud dari pendataan ini juga untuk mengetahui lahan mana saja yang milik pengembang yang belum dimanfaatkan oleh warga perumahan,” kata Tatu di sela-sela kegiatan, Jumat (19/7).

Ia menjelaskan, Pemkab Serang membutuhkan lahan untuk pembangunan fasos fasum yang nantinya bisa dibuat RTH untuk dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di perumahan tersebut. “Setelah kita data ada tiga lokasi, dua punya desa dan satu lokasi lagi punya pengembang. Untuk pembangunan ruang terbuka hijaunya saya coba di anggaran perubahan dibuat DED (detail engineering design)-nya,” ujarnya.

Walaupun belum dilakukan serah terima dari pengembang ke Pemkab Serang, Tatu menuturkan, pihaknya memutuskan untuk membangun fasos fasum yang ada di perumahan tersebut. “Fasos fasum di sini harus dibangun, kalau dibiarkan kasian masyarakat di sini karena mereka juga warga Kabupaten Serang. Saya minta Pak kadis Perkim (DPKPTB-red) Irawan Noor untuk menghubungi pengembangnya,” paparnya.

Terkait dengan adanya pengembang yang tidak mau melakukan serah terima fasos fasum ke Pemkab Serang, Tatu memerinhtakan dinas terkait untuk proaktif ketika ada pengembang yang sedang membangun perumahan. “Kalau kita masih bisa akses pengembangnya, bisa saja kami memberi sanksi kepada pengembang yang tidak menyerahkan, tapi kebanyakan pengembangnya menghilang,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Gedung Pemerintahan DPKPTB Kabupaten Serang Tony Kristiawan mengungkapkan, dari 78 pengembang perumahan yang ada di Kabupaten Serang, sampai saat ini baru sembilan pengembang yang telah menyerahkan fasos fasumnya ke Pemkab Serang. Sedangkan enam pengembang dalam proses penyerahan.

“Untuk di Kecamatan Cikande ini dari delapan pengembang baru dua yang sudah menyerahkan PSU (prasarana, sarana dan utilitas). Untuk perumahan Bumi Cikande Indah ini termasuk PSUnya yang ditelantarkan,” ujarnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook