Kejuaraan Taekwondo KP Cup II Jadi Ajang Pemanasan Pra PON

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Sabtu, 20 Juli 2019 - 13:43:12 WIB   |  dibaca: 270 kali
Kejuaraan Taekwondo KP Cup II Jadi Ajang Pemanasan Pra PON

KYORUGI : Atlet Pracadet usia 6 sampai 7 tahun tampak sedang berjibaku dalam jenis pertandingan Kyorugi.

CILEGON - Kejuaraan Taekwondo Tingkat Nasional Krakatau Posco (KP) Cup II yang berlangsung hari ini, Sabtu (20/7) hingga esok, Minggu (21/7) di Lapangan Indoor Asa Sport Center, Kecamatan Jombang, menjadi ajang pemanasan bagi para atlet taekwondo yang akan terjun di pra Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 cabang olahraga (cabor) taekwondo.

Demikian disampaikan Ketua Pelaksana KP Cup II Wisnu Kuncara kepada bantenraya.com usai seremonial pembukaan KP Cup II, Sabtu (20/7) pagi.

"Sebenarnya KP Cup ini merupakan ajang rutin tahunan yang tujuannya mencari calon-calon atlet taekwondo yang handal di Banten agar bisa mewakili Banten dalam kejuaraan nasional maupun internasional. Nah kebetulan pada September mendatang, Banten menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pra PON untuk cabor taekwondo. Maka dari itu, kami sangat berharap KP Cup II ini bisa menjadi ajang pemanasan yang tepat untuk menghadapai Pra PON tersebut," ujarnya.

Wisnu mengatakan, meski digelar untuk skala nasional, pihaknya berharap atlet-atlet Banten mampu mendominasi KP Cup II dan mengukir prestasi maksimal dalam ajang ini.

"Kami memang sangat menginginkan taekwondoin Banten yang turun dalam KP Cup II lebih banyak dari atlet daerah lain. Alhamdulillah, dari 600-an peserta yang terdaftar, komposisi Banten sekitar 70 persennya," katanya.

Untuk jenis yang pertandingannya, lanjut Wisnu, yaitu Kyorugi dan Poomsae.

"Untuk kategori usia, kami membaginya menjadi empat kategori yaitu kategori usia Pracadet, Cadet, Junior dan Senior. Atlet Pracadet yang bertanding dibagi menjadi kategoti usia 6 sampai 7 tahun, usia 8 sampai 9 tahun, dan usia 10 sampai 11 tahun. Sementara untuk Atlet Cadet diikuti oleh atlet dengan rentang usia 12 sampai 14 tahun," ucapnya.

Senada dengan Wisnu, Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Banten Andi Soko Setiabudi berharap para atlet taekwondo Banten benar-benar dapat memanfaatkan momentum digelarnya KP Cup II sebagai ajang uji kemampuan guna memaksimalkan peluang menambah kuota atlet pada Pra PON mendatang.

"Sebagai tuan rumah tentu Banten harus membuktikan bahwa atlet Banten mampu berbicara banyak dan berprestasi maksimal. Atlet Banten ini ada ribuan tapi kami berharap ada 20 hingga 30 atlet banten yang handal bisa mewakili Banten pada ajang PON nanti," tuturnya.

Andi mengungkapkan, Pengprov TI Banten meminta agar atletnya mampu memanfaatkan peluang hingga menembus peringkat 3 besar nasional.
"Saat ini yang dipertandingkan tidak hanya Kyorugi dan Poomsae saja tapi ada tambahan kategori freestyle. Makanya kita harus yakin atlet Banten bisa memanfaatkan peluang untuk meraih prestasi terbaik," ungkapnya. (danang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook