Proyek PLN Rusak Taman Kota

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 22 Juli 2019 - 11:05:39 WIB   |  dibaca: 226 kali
Proyek PLN Rusak Taman Kota

RUSAK: Sejumlah pekerja PT PLN tengah menggali tanah di area taman tepatnya di seberang SMA Negeri 3 Rangkasbitung, Minggu (21/7).

RANGKASBITUNG- Proyek pemasangan jaringan kabel bawah tanah yang dikerjakan oleh PT PLN telah merusak jalan dan tanaman taman kota di Jalan Letnan Muharam, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung.

Padahal taman dan jalan tersebut baru dibangun dengan biaya miliaran rupiah yang bersumber dari APBD Lebak."Taman yang tadinya bagus dan rapi, kini malahan rusak akibat adanya pengerjaan proyek pemasangan kabel milik PLN," kata Cecep, warga Kapugeran, Kecamatan Rangkasbitung, Minggu ( 21/7).

Cecep menyangkan pelaksanaan proyek yang merusak kondisi taman. Bukan hanya tanamannya tetapi juga bangunannya karena memang dilakukan penggalian sampai kedalaman dua meter."Padahal sebetulnya bisa saja tidak merusak taman dengan menggali bahu jalan. Tapi tau kenapa yang di jalan Letnam Muharam pelaksana memilih bongkar tanaman taman ketimbang bahu jalan, seperti di titik yang lain," katanya.

Lebih lanjut Cecep mengatakan, semestinya pekerjaan tidak harus sampai merusak taman karena proses penataanya kembali memerlukan waktu lama. Berbeda kalau dilakukan penggalian bahu jalan proses perbaikan dapat dilakukan secara singkat. "Tinggal digali, ditutup terus dihotmik lagi. Tapi kalau taman, apalagi tanamannya dibongkar itu butuh waktu untuk dapat tumbuh kembali subur," katanya.

Cecep mendesak Pemkab Lebak tidak tinggal diam. Sekali pun memang proyek PLN untuk kepentingan nasional, tetap harus diminta pertanggungjawabannya."Jangan hanya berani marah dan mengerahkan Satpol PP mengangkut barang pedagang usai mengikuti pameran yang tak sengaja di taruh di taman. Sama pedagang kecil berani, tapi sama bos besar diam tak bisa berkutik, harusnya adil dong," katanya.

Kepala Seksi Taman pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak Taufik Imanudin menuturkan, pelaksana proyek PT PLN yang merusak taman sudah izin. "Surat jaminannya di PUPR (dinas pekerjaan umum dan penataan ruang) Kabupaten Lebak karena pengawasnya dari PUPR. Bentuk pertanggungjawabannya kembali ke semula, tidak dalam bentuk uang, tapi awalnya bagus ada tamannya ya harus balik bagus ada tanamannya lagi," katanya. (purnama)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook