Pencegahan TPPO Disosialisasikan di Tirtayasa

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 22 Juli 2019 - 12:03:06 WIB   |  dibaca: 317 kali
Pencegahan TPPO Disosialisasikan di Tirtayasa

PENCEGAHAN TPPO: Kepala DKBP3A Kabupaten Serang Tarkul Wasyit menandatangani komitmen pencegahan kasus TPPO, Jumat (19/7).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bekerjasama dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di aula kantor Kecamatan Tirtayasa, Jumat (19/7). Sosialisasi dilakukan karena di wilayah Serang utara yakni, Kecamatan Pontang, Tirtayasa, dan Tanara masih banyak ditemukan kasus TPPO.

Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DBKBP3A) Kabupaten Serang Tarkul Wasyit mengatakan, kegiatan sosialiasasi yang dikuti oleh tokoh masyarakat, para kepala desa tersebut untuk meminimalisir terjadinya TPPO. “Kita tahu di Kabupaten Serang, khususnya di wilayah Pontirta masih sering ditemukan kasus TPPO,” kata Tarkul, Minggu (21/7).

Ia menjelaskan, banyaknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Serang utara yang bekerja di luar negeri tidak menutup kemungkinan banyak juga kasus TPPO yang terjadi. “Kami dapat informasi di Serang utara banyak TKI yang berangkat ke Arab Saudi padahal sampai saat ini masih moratorium untuk bisa bekerja di sana. Maka tidak menutup kemungkinan dari mereka itu ada yang jadi korban TPPO,” ujarnya.

Selain itu, Kabupaten Serang merupakan derah yang cukup strategis yang secara tidak langsung dekat dengan DKI Jakarta dan menjadi penghubung ke wilayah Sumatera. “Kita berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini TPPO di Kabupaten Serang tidak terjadi lagi. Ada tiga hal dalam sosialisasi yang jadi catatan bersama, akhiri kekerasan terhadap anak dan perempuan, akhiri TPPO, dan akhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan,” tuturnya.

Sementara itu, Kemi Bustomi, salah seorang peserta mengatakan, kegiatan sosialisasi pencegahan TPPO penting untuk dilakukan karena di Serang utara banyak warganya yang bekerja di luar negeri. “Kegiatan koordinasi gugus tugas TPPO ini dan penanganan kasus TPPO ini sangat penting untung melindungi masyarakat agar tidak menjadi korban TPPO. Semoga stakeholder yang terlibat bisa menyampaikan ke masyarakat,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook