Walikota: Jemaah Jangan Mikirin yang di Rumah

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 22 Juli 2019 - 12:09:24 WIB   |  dibaca: 218 kali
Walikota: Jemaah Jangan Mikirin yang di Rumah

SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengimbau kepada 385 jamaah yang tergabung dalam kloter 30 asal Kota Serang agar untuk menjalankan ibadah rukun islam yang kelima dengan fokus. Selain prosesnya tidak semudah membalikan telapak tangan, ibadah haji merupakan momentum pertemuan akbar umat muslim dari seluruh dunia dengan Allah.

Bukan hanya se-Kota Serang atau se Indonesia saja. Pernyataan itu disampaikan Walikota Serang Syafrudin pada saat sambutan sebelum pelepasan ratusan jamaah haji kloter 30 yang dihelat di Puspemkot Serang, Kawasan Kota Serang Baru, Kota Serang, Sabtu (20/7) sore sekitar pukul 16.30.

“Bapak-ibu yang akan menunaikan ibadah haji harus ikhlas. Jangan mikirin yang di rumah karena yang di rumah sudah ada yang ngurus. Hilangkan pikiran-pikiran yang macam-macam, yang aneh-aneh. Hilangkan pikiran yang ada di rumah. Karena bapak-ibu sekalian ini dipanggil Allah.  Beribadahlah yang fokus karena ibadah haji ini panggilan Allah,” kata Syafrudin, dalam sambutannya.

Berdasarkan informasi yang diterima Banten Raya, keseluruhan kuota haji Kota Serang tahun 2019 sebanyak 876. Pada Jumat (19/7), sebanyak 384 jamaah haji yang tergabung di kloter 25 dilepas di lokasi yang sama. Kemudian, 108 jamaah kloter 60 yang akan berangkat pada Kamis (1/8), dan sembilan jamaah kloter 64 atau gabungan dengan jamaah haji dari
daerah Banten lainnya akan diberangkatkan pada Minggu (4/8).

Oleh karenanya, lanjut dia, dirinya pun memaklumi dengan fenomena keluarga jamaah haji yang mengantarkan para jamaah haji yang begitu antusias, karena memiliki rasa kekhawatiran terhadap keluarga jamaah yang akan beribadah ke Tanah Suci Makkah.“Yang berangkat dua orang, tapi yang mengantarkannya sampai 30 mobil. Itu saking khawatirnya. Takut seolah-olah itu jadi pertemuan terakhir dengan orang tuanya atau keluarganya,” ucap dia.

Syafrudin pun mengingatkan kepada jemaah untuk tidak mengeluarkan kata-kata keluhan selama menjalankan ibadah haji di Makkah. Karena itu semua bagian dari ibadah dan ujian dari Allah SWT.“Jangan mengeluh makannya gak enaklah. Makan seadanya saja sesuai menu yang ada di sana.  Apa pun yang terjadi di sana jangan mengeluh jalani saja dengan ikhlas. Bahkan kalau perlu mah berharap meninggal di tanah suci biar mati sahid,” ungkapnya.

Ia pun berpesan kepada seluruh jamaah untuk dapat menjaga kesehatannya dengan menjaga makan yang teratur dan istirahat yang teratur, sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan khusuk. “Para jamaah haji kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, selamat dan mendapatkan predikat haji mabrur dan mabruroh,” harap dia.

Syafrudin pun secara khusus menitipkan doa kepada calon tamu Allah tersebut agar turut mendoakan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.  “Saya minta jamaah haji berdoa untuk diri sendiri, untuk Pemkot Serang, sehingga Walikota dan Wakil Walikota Serang yang mengemban amanah masyarakat dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan mendapatkan ridha Allah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Banten Bazari Syam menuturkan, kloter pertama dari Provinsi Banten di gelombang kedua itu kloter 25 asal Kota Serang. Dari 26 kloter jamaah haji asal Banten itu terbang di gelombang pertama.“Kloter pertama di gelombang kedua yang langsung diberangkatkan menuju Makkah Al Mukkarramah adalah dari Kota Serang semalam take off pesawat 00.45 dan hari ini Alhamdulillah sudah berada di Makkah,” tutur Bazari, saat pidatonya.

Ia menjelaskan, ada perbedaan dasar gelombang pertama semua jamaah diberangkatkan ke Madinah Al Munawaroh. Termasuk kloter 30 salah satunya tidak lebih dari 12 jam juga harus sudah berangkat pukul 08.00 pagi untuk bisa berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta.“Tidak seperti tahun kemarin sampai 24 jam di asrama haji hari ini hanya 12 jam. Karena itu dimohonkan tentu semua jamaah haji untuk betul-betul mempersiapkan diri, jaga kesehatan gunakan waktu yang diberikan secara sedikit ini untuk istirahat,” jelas dia.

Bazari pun mengimbau kepada keluarga jamaah tidak mengantar hingga ke Pondok Gede, Jakarta Timur, karena adanya perbedaan dasar tersebut. “Kita berharap tidak ada satu pun keluarga jamaah yang tikut ke Pondok Gede. Waktu sebentar itu diharapkan mejadi waktu rehat setelah satu hari satu malam sebagaian di antara kita memang belum tidur,” harapnya.  

Kepala Kemenag Kota Serang Kosasih menyebutkan, jumlah keseluruhan jamaah haji asal Kota Serang 876 orang yang terdiri dari 383 laki-laki dan 493 perempuan. Hari Jumat (19/7), kloter 25 telah diberangkatkan sebanyak 384 jamaah. Kemudian Sabtu (20/7), kloter 30 sebanyak 385 jamaah haji diberangkatkan. “Pendampingnya ada lima untuk setiap kloter," ujar Kosasih dalam sambutannya. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook