Penilaian Lomba Posyantek Libatkan Akademisi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 23 Juli 2019 - 10:42:59 WIB   |  dibaca: 180 kali
Penilaian Lomba Posyantek Libatkan Akademisi

MEMBERI ARAHAN : Kepala Dinsos Cilegon, Abadiah (kanan) memberikan arahan kepada sejumlah peserta Posyantek, kemarin.

CILEGON – Lomba Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Tingkat Kota Cilegon diprediksi akan bersaing ketat. Dalam penilaiannya, panitia akan melibatkan juri dari akademisi.

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat pada Dinsos Kota Cilegon, Dien Ras menyatakan, pihaknya sengaja memberikan pembakalan yang sama untuk Posyantek. Hal ini agar perlombaan berlangsung ketat karena sumua diberikan dasar yang sama soal persiapan lomba.

“Semua sama kami berikan landasan dan berikan kategori penilaian, sehingga nanti hasilnya bisa terjadi persaingan yang ketat sesama Posyantek, semuanya memulai dari nol,” katanya kepada Banten Raya usai memberikan arahan dalam pembinaan penguatan Posyantek di salah satu hotel, Selasa (22/7).

Untuk tim penilai sendiri, papar Dien Ras, pihaknya akan melibatkan unsur dari praktisi perguruan tinggi di Banten, perwakilan Dinsos Provinsi Banten dan Dinsos Kota Cilegon. Dengan keterlibatan 3 unsur tersebut diharapkan penilaian berjalan objektif dan menghasilkan pemenang yang sesuai dengan ketentuan.“Unsur praktisi kami libatkan karena untuk mengetahui sejauh mana peran Posyantek dalam melakukan pembinaan juga kepada pelaku usaha di lingkungannya,” imbuhnya.

Kepala Dinsos Kota Cilegon, Abadiah menyatakan, dengan adanya lomba tersebut diharapkan peserta atau Posyantek kelurahan bisa termotivasi terus untuk melakukan inovasi dalam pembangunan teknologi, sehingga hasilnya nanti benar-benar memberikan manfaat untuk warga, khususnya perekonomian.

“Nanti yang menang itu menjadi wakil Kota Cilegon pada tingkat provinsi. Dengan lomba sendiri nantinya bisa memotivasi Posyantek untuk bisa berkembang dan melakukan pekerjaaanya secara berkelanjutan,” paparnya.

Adanya pembinaan tersebut, kata Abad -panggilan akrab Abadiah, diharapkan akan mampu menyiapkan Posyantek yang secara berkelanjutan mampu terus berprestasi sampai tingkat nasional. “Tahun lalu kami sudah dapat juara 1 tingkat nasional, sekarang ini kami harap bisa mempertahankannya dengan terus dilakukan pembinana kepada Posyantek,” imbuhnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook