Kelurahan Sukmajaya Dorong Jalan Irigasi Jadi Alternatif

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 24 Juli 2019 - 11:47:42 WIB   |  dibaca: 529 kali
Kelurahan Sukmajaya Dorong Jalan Irigasi Jadi Alternatif

AKSES BARU : Lurah Sukmajaya, Ade RIzki Kurniawan meninjau akses jalan inspeksi irigasi untuk menjadi alternatif, Selasa (23/7).

CILEGON – Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang mendorong mendorong jalan inspeksi irigasi Pamarayan, menjadi jalan alternatif. Pihak kelurahan telah membangun tembok penahan tanah (TPT) di jalan irigasi tersebut sehingga jalannya menjadi lebar.Tahun lalu, Kelurahan Sukmajaya juga mendorong pembangunan jalan alternatif dari Lingkungan Nyikambang menuju Lingkungan Kranggot.

Lurah Sukmajaya, Ade Rizki Kurniawan menyatakan, saat ini kelurahan melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) telah membangun drainase pembatas jalan dengan sawah di jalan inspeksi, sehingga jalan bisa menjadi lebih lebar sekitar 4 meter dibandingkan jalan sebenarnya sekitar 1,5 meter saja.

“Kami mendorong supaya bisa jadi jalan alternatif warga lagi, seperti yang ada di belakang Laguna, Kelurahan Kedaleman. Kami lakukan TPT (tembok penahan tanah), sehingga jalan bisa jadi lebih lebar dan bisa dilalui kendaraan roda 4,” katanya saat meninjau hasil DPWKel pembangunan TPT di Lingkungan Nyikambang, Selasa (23/7).

Ade menyatakan, tidak hanya sampai perbatasan Kelurahan Cibeber saja, namun sampai arah pintu tol Cilegon timur jalan inspeksi bisa dilebarkan, sehinga nanti bisa menjadi jalur alternatif pemecah kemacetan di jalan protokol.“Yang masuk wilyaha Sukmajaya itu sekitar 2 kilo meter, jaraknya ini bisa sampai di jalan menuju pintu tol Cilegon Timur, sehingga bisa jadi alternatif,” imbuhnya.

Sementara itu, Seklur Sukmajaya, Edi Juniwin menjelaskan, jika sudah dilakukan pemeriksaan TPT oleh pemerintah, nanti jalan tersebut akan diberikan timbunan tanah. Untuk timbunan sendiri masyarakat bisa membuang puing bekas bangunan, sehingga nanti pengajuan pembangunan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon, hanya memadatkan dan mengecor jalan saja.“Ini masih sekitar lebar 3 meter dan kedalama 2 meter harus ditimbun lagi, warga silakan bisa memanfaatkan puing, sehingga saat diajukan untuk pembangunan cor saja,” ungkapnya.

Edi mengungkapkan, dengan adanya jalan tersebut diharapkan perekonomian bisa tumbuh, utamanya akses alteratif jalan ke Pasar Kranggot bisa lebih banyak dan layak.“Selama ini jalan inspeksi ini menjadi alternatif menuju kantor kelurahan dan Pasar Keranggot jalannya sendiri masih paving block. Dengan perluasan diharapkan bisa dibeton,” imbuhnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook