Perizinan Boleh Walaupun RTRW Masih Proses

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Sabtu, 10 Agustus 2019 - 11:01:05 WIB   |  dibaca: 291 kali
Perizinan Boleh Walaupun RTRW Masih Proses

BAHAS RTRW : Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama jajarannya bertemu dengan Dirjen Tata Ruang Abdul Kamarjuki untuk membahas Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Jakarta, Jumat (9/8).

PANDEGLANG, BANTEN RAYA -  Kabupaten Pandeglang saat ini sedang mengajukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) ke Kementerian Agraria dan Tataruang Badan Pertanahan Nasional (ATR-BPB). Namun demikian, proses revisi ini tidak harus jadi kendala atau pelaksanaan perizinan bisa dilakukan daerah.

Dirjen Tata Ruang Abdul Kamarjuki mengatakan, pelaksanaan perizinan masih bisa dapat dilakukan saat proses pengajuan RTRW baru."Tidak ada masalalah dilaksanakan proses perizinan asalkan ada rekomendasi dari Kementerian ATR-BPN dan sesuai kajian," ujarnya saat menerima Bupati Pandeglang Irna Narulita dan jajaran di kantor Kementerian ATRBPN Jl Raden Patah no 1 Jakarta Selatan, Jum'at (9/8).

Bupati Pandeglang Irna Narulita pada kesempatan tersebut menyampaikan, dirinya mengucapkan terimkasih atas kebijaksanaan yang diberikan oleh Dirjen Tata Ruang."Sekarang kami sudah mendapatkan informasi yang seharusnya kami lakukan. Selama ini kami hawatir meyalahi aturan apabila melaksanakan perizinan karena RTRW belum rampung, jika arahan Bapak Dirjen seperti itu kami akan ikuti aturannya," ujar Irna.

Menurut Irna, tujuan dari revisi RTRW itu sendiri  untuk mewujudkan ruang wilayah Kabupaten Pandeglang sebagai pusat agroindustri dan pariwisata berkelanjutan serta berwawasan lingkungan."Penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan," kata Irna.

Ditambahkan Irna, saat ini prosedur sudah ditempuh dan evaluasi pra loket sedang dilakukan khawatir ada perubahan nomenklatur yang saat ini ada di ATRBPN. "Mudah - mudahan segera selesai dan masuk ke loket, sehingga revisi RTRW ini dapat segera selesai," imbuhnya.

Kepala Bappeda Pandeglang, Kurnia Satriawan mengungkapkan saat ini revisi RTRW Pandeglang sudah tahap evaluasi pra loket. Hal ini kata dia, agar setelah masuk ke loket tidak ada lagi perbaikan. "Jika sudah masuk loket waktunya singkat hanya 12 hari, jika ada kesalahan sangat sulit.

Karena setelah masuk loket putusan nya hanya dua, diterima dan ditolak. Prosedur terus ditempuh, kita melaksanakan evaluasi, setelah perda disetujui DPRD, tembusan provinsi, dan mendapatkan persetujuan subtansi peta RTRW dari pusat Informasi Geospasial," tutupnya. (muhaemin)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook