Pejabat Eselon II Digilir

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 13 Agustus 2019 - 10:48:12 WIB   |  dibaca: 118 kali
Pejabat Eselon II Digilir

CILEGON, BANTEN RAYA - Pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mulai menjalani tes wawancara assessment oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel), di salah satu hotel di Cilegon, Senin  (12/8). Wawancara untuk rotasi ini dilakukan secara bergiliran.

Informasi yang diperoleh, tes wawancara pada hari pertama itu dilakukan terhadap 15 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Kepala Inspektorat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Kepal Dinas Satpol PP, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Kepala Disperindag, Kepala Dinas

Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Kepala Dinas Pemadam  Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP). Selain kepala OPD, juga diikuti oleh asda I, II dan III.  

Rencananya, hari ini tes wawancara akan dilanjutkan terhadap 14 pejabat eselon II. Tes wawancara yang dimulai sekitar pukul 09.00 itu dilakukan secara tertutup. Setiap pejabat eselon II diberikan waktu 20 menit untuk menjawab pertanyaan dari tim pansel.Hingga pukul 16.00 WIB masih ada beberapa pejabat yang belum mendapat giliran wawancara, meskipun sesuai jadwal hanya sampai pukul 15.20 WIB.

Kepala DLH Kota Cilegon, Ujang Iing, mengaku, dirinya ditanya terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Dari lima tim pansel, masing-masing anggota pansel melontarkan dua pertanyaan pada dirinya.“Misal saya, ditanya terkait sampah pengelolaanya gimana. Masing-masing anggota menanyakan dua pertanyaan. Saya sekitar 30 menit di dalam wawancara,” kata Iing -panggilan akrab Ujang Iing, ditemui di usai menjalani wawancara.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade, selain seputar tupoksi pekerjaan sekarang yang ditanyakan dalam sesi wawancara tersebut, ada juga beberapa pertanyaan tupoksi OPD lain. “Adanya juga pernyataan terkait infrastruktur kota yang menjadi kewenangan dinas lain,” katanya.

Aziz juga mengaku ditanya terkait keinginannya menduduki OPD mana. Namun, kata dia, dirinya menjawab kewenangan penempatan posisi diserahkan kepada pimpinan dalam hal ini Walikota Cilegon.

Adanya tes wawancara terhadap pejabata eselon II Pemkot Cilegon ditanggapi Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar. Ia berharap, proses wawancara bisa berjalan lancar, dan Walikota Cilegon Edi Ariadi bisa segera melakukan mutasi dan rotasi. Fakih juga berharap mutasi dan rotasi melihat hasil penilaian assessment. “Kami berharap tim pansel independen,” kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Fakih meminta penempatan pejabat eselon II sesuai dengan kemampuannya. Hal itu dilakukan agar adanya program pemerintah berjalan dengan baik dan sesuai target. “Harapan kami RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2016-2021 bisa selesai,” ujarnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook