Kinerja Pokja 4 ULP Disoal

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Selasa, 13 Agustus 2019 - 12:46:12 WIB   |  dibaca: 281 kali
Kinerja Pokja 4 ULP Disoal

KAB. TANGERANG, BANTEN RAYA - Direktur CV Viarky, Diki menyoroti persoalan kinerja kelompok kerja (Pokja) 4 Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tangerang. Pasalnya, berdasarkan data dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Tangerang, per 30 Juli 2019 pukul 14.45 WIB, CV Viarky yang berubah nama menjadi CV Sepenuhnya.

Akibat kesalahan itu perusahaannya yang menjadi pemenag lelang proyek Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 3 Kecamatan Rajeg sangat dirugikan karena menjadi sorotan masyarakat.
“Perlu diketahui, kami mengikuti tahapan awal lelang hingga ditetapkan sebagai pemenang.

Data kami lengkap, kenapa nama CV Viarky tidak muncul di data LPSE, tentu itu kesalahan dari Pokja 4 bukan dari kami,” tegas Diki saat meminta hak jawab kepada wartawan melalui telepon, Minggu (11/8).

Diki mengaku, awalnya tidak mau menanggapi kesalahan data LPSE Kabupaten Tangerang tersebut. Hal itu karena dinilai tidak merugikan perusahannya. Namun setelah menjadi sorotan publik, akhirnya dirinya memutuskan untuk memberikan penjelasan yang benar. Diki berharap, dengan penjelasan ini perusahannya tidak dinilai negatif.

“Saya tidak menyalahkan Abang (Diki menyebut wartawan_red), karena Abang memiliki data dari LPSE, dan menyebutkan inisial perusahaan. Tapi saya khawatir, jika ada yang searching di internet dengan mengetik SMPN 3 Rajeg, akan muncul perusahaan CV Viarky. Akibatnya bisa menilai negatif ke perusahaan kami,” ungkapnya.

Diki menambahkan, pihaknya akan meminta klarifikasi ke Pokja 4 ULP Kabupaten Tangerang untuk menanyakan kesalahan data LPSE Kabupaten Tangerang, per 30 Juli 2019 pukul 14.45 WIB, CV Viarky yang berubah nama menjadi CV Sepenuhnya. “Saya juga aneh Bang, itu CV Sepenuhnya tapi NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak_red) milik CV Viarky. Sedangkan NPWP itu tidak akan ada yang salah,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu anggota Pokja 4, Teguh Sahroni enggan berkomentar kritikan Direktur CV Viarky. Menurut Teguh, semua persoalan sudah dilaporkan keatasannya, yakni Kepala Bagian (Kabag) ULP Kabupaten Tangerang, Iskandar Ishak. “Silahkan Akang (Teguh memanggil wartawan_red) konfrmasi ke beliau (Iskandar Ishak_red),” singkatnya melalui telepon, Senin (12/8).

Sementara itu, Kabag ULP Kabupaten Tangerang, Iskandar Ishak membenarkan sudah mendapatkan laporan dan penjelasan dari Pokja 4 terkait kesalahan data LPSE Kabupaten Tangerang, per 30 Juli 2019 pukul 14.45 WIB tersebut.

Namun untuk mendapatkan penjelasan yang menyeluruh, dirinya akan mengundang Pokja yang beranggota lima orang tersebut untuk menjelaskan. “Jika saya yang menjelaskan takut salah. Makanya biar Pokja saja yang menjelaskan karena mereka yang lebih mengerti persoalanya,” singkat Iskandar saat ditemui di ruang kerjanya.

Diberitkan sebelumnya, pemenang lelang proyek USB SMPN 3 Rajeg yang dibiayai APBD Kabupaten Tangerang Rp 3,9 miliar dipertayakan. Pasalnya, CV Viarky yang diduga tidak mengikuti awal lelang ditetapkan sebagai pemenang oleh Pokja 4 ULP Kabupaten Tangerang. (imron)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook