Dompet Dhuafa Bersihkan Tugu Romusha

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 14 Agustus 2019 - 12:53:03 WIB   |  dibaca: 247 kali
Dompet Dhuafa Bersihkan Tugu Romusha

BERSIH-BERSIH: Manajer Program Dompet Dhuafa Hendra Setia menjelaskan kegiatan bersih-bersih di Tugu Romusha Kecamatan Bayah, Selasa (13/8).

LEBAK, BANTEN RAYA- Dompet Dhuafa mengajak ratusan warga melakukan bersih-bersih dan merenovasi Tugu Romusha, di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah. Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI yang bertajuk Napak Tilas dan Tutur Romusha. Kegiatan bertujuan memupuk semangat juang kepada generasi muda dan masyarakat."Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari sekolah sekitar Bayah di antaranya  SMPN 1 Bayah, SMA 1 Bayah, MAN Bayah, MTs Negeri Bayah dan SMKN Bayah.

Diharapkan bisa memupuk rasa kebersamaan dan dapat meningkatkan semangat nasionalisme, cinta tanah air dan juga menumbuhkan rasa kepedulian kepada para Romusha sebagai saksi hidup sejarah yang bisa memberikan edukasi kepada generasi muda," kata Manajer Program Dompet Dhuafa Hendra Setia kepada Banten Raya, di Tugu Romusha atau Tan Malaka, Kecamatan Bayah, Selasa (13/8).

Hendra menjelaskan, apa yang dilakukan Dompet Dhuafa bagian dari semangat menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74. Dengan tujuan memupuk semangat juang kepada generasi muda dan mengingatkan kembali atas peristiwa Romusha pada saat zaman penjajahan Jepang yang mana banyak nyawa melayang saat dipaksa membangun rel kereta api Saketi-Bayah sepanjang 89 KM pada tahun 1943-1944. Pembuatan rel kereta ini bertujuan untuk mengangkut batu bara dari untuk memasok keperluan perang dunia II.

"Adapun napak tilas dan tutur romusha ini kegiatan rutin. Dilakukan di tempat-tempat bersejarah untuk membangkitkan rasa nasionalisme dan tidak melupakan sejarah," katanya.
Sekretaris Camat Bayah Ali Rachman sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kegiatan yang dilaksanakan Dompet Dhuafa yang telah peduli napak tilas dan merenovasi tugu sebagai edukasi bagi anak melenial. "Berharap kita jaga dan bersyukur dan menjadi pemicu bagi kami dan anak muda untuk bisa ikut kembali dalam kegiatan sosial," katanya.

Aldi Firmansyah, siswa SMKN 1 Bayah menyampaikan, acara ini sangat berguna baginya karena dapat menyadarkan akan pentingnya menjaga situs sejarah. "Untuk membangkitkan rasa nasionalisme juga mengingatkan kepada generasi milenial bahwa meraih kemerdekaan tidak mudah tetapi dengan mempertaruhkan tenaga,  pikiran dan nyawa," katanya. (purnama/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook