ACT Salurkan Daging Kurban Bagi Korban Gempa

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:13:29 WIB   |  dibaca: 199 kali
ACT Salurkan Daging Kurban Bagi Korban Gempa

PEDULI KEMANUSIAAN : Kepala Cabang ACT Banten, Aat Soihat (kiri) menyerahkan hewan kurban kepada Kepala Desa Panjangjaya, Agus Eskoja (kanan) untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada korban gempa, Selasa (13/8).

MANDALAWANGI, BANTEN RAYA - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten membagikan daging kurban untuk masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Kampung Karoya, Desa Panjangjaya, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Selasa (13/8). Kegiatan sosial dengan mengangkat tema ngariung babacakan daging kurban tersebut menjadi momentum untuk berbagi dengan korban gempa dalam rangka hari raya Idul Adha.

Kepala Cabang ACT Banten, Aat Soihat mengatakan, pada kegiatan itu lembaganya menyalurkan tiga ekor sapi dan satu kambing untuk dibagikan kepada masyarakat korban gempa bumi pada, Jumat (2/8) lalu.

"Ada sekitar 148 kartu keluarga yang kami berikan bantuan daging kurban dengan melibatkan empat RT di Desa Panjangjaya," kata Aat kepada Banten Raya, kemarin. Penyaluran daging kurban yang difokuskan di wilayah Kecamatan Mandalawangi, karena menjadi daerah paling terparah terdampak gempa.

Hal tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan ACT. "Dari beberapa desa yang sudah kita survei bahwa desa yang paling parah terkena bencana gempa bumi berada di Mandalawangi, karena secara infrastruktur rusak dan ada beberapa rumah warga yang rusak," ujarnya.

Melalui bantuan itu, Aat berharap, dapat membuat warga Desa Panjangjaya untuk kembali bangkit dari bencana gempa yang sudah terjadi beberapa waktu lalu. "Kita ingin warga yang terdampak gempa bisa pulih dari trauma dan menata kembali rumah mereka yang rusak. Kita akan tetap mengajak sisi kemanusiaan, kedermawanan, dan kerelawanan.

Dengan adanya kegiatan itu dapat menghadirkan dermawan yang dapat peduli dan membantu meringankan beban mereka," harapnya. Menurut dia, aksi kemanusiaan yang dilaksanakan ACT tidak hanya bagi korban gempa.

Namun pada tragedi tsunami Selat Sunda yang terjadi Desember akhir tahun lalu, ACT telah memberikan bantuan bagi korban tsunami. Salah satunya melalui program perahu wakaf bagi nelayan yang perahunya tidak bisa lagi terpakai karena rusak saat tsunami. "Meskipun bantuan pascatsunami sudah disalurkan, tapi ACT terus melakukan upaya pemulihan masyarakat yang terdampak tsunami," terangnya.

Kepala Desa Panjangjaya, Agus Eskoja menyambut positif adanya bantuan daging kurban dari ACT Banten. Dia menilai, bantuan itu sangat berharga untuk warganya yang terdampak bencana gempa bumi. "Terima kasih atas bantuan ACT yang sudah peduli kepada warga kami yang kemarin terkena gempa," paparnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook