Damkar Kekurangan Armada

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:34:48 WIB   |  dibaca: 51 kali
Damkar Kekurangan Armada

Agus Uba M

Bidang Linmas dan Damkar pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang masih kekurangan mobil pemadam kebakaran (damkar). Karena masih kekurangan armada, kinerja Bidang Linmas dan Damkar Satpol PP Kota Serang tidak optimal.

Kepala Seksi Damkar Satpol PP Kota Serang Agus Uba Mauludin mengatakan, pihaknya baru memiliki empat armada yang terdiri dari satu unit mobil pompa kapasitas 5.000 liter, satu unit mobil pompa kapasitas 3.000 liter, dua unit mobil suplay air (water suplay/mobil tanki), dan satu unit mobil patroli double kabin.

“Masih kurang. Dengan luas area satu pemerintahan wilayah Kota Serang yang terdiri enam kecamatan. Idealnya per kecamatan minimalnya dua unit mobil pompa air per kecamatan,” kata Uba, kepada Banten Raya ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/8) siang.

Selain kekurangan mobil damkar, lanjut dia, ketersediaan sarana prasarana pun belum memadai. Di antaranya seperti selang ukuran 2,5 inchi dan 1,5 inchi, dan APD (alat pelindung diri) untuk petugas di lapangan dan prasarana lainnya.

"Saat ini tinggal satu selang ukuran 1,5 inchi pun bocor, saat bila ada kejadian koordinasi dan pinjam selang kepada damkar terdekat yaitu ke damkar Kabupaten Serang. Sementara APD yang ada telah rusak semua yang berjumlah 66 anggota. Termasuk baju tahan api rusak. Baju tahan api sudah hancur alias rusak,” ungkap dia.

Karena masih keterbatasan perlengkapan sarana dan prasarana, lanjut dia, kinerja Damkar Kota Serang dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pun tidak optimal.“Iya dampak kinerjanya tidak maksimal karena keterbatasan. Akibat alatnya terbatas waktu pemadaman tidak cepat tertangani,” katanya.

Meski masih kekurangan perlengkapan dan sarpras, masih kata Uba, pihaknya tetap berupaya untuk bekerja maksimal dengan berkoordinasi dengan pihak damkar dari kabupaten kota lain.“Sebetulnya tidak efektif dikarenakan luas wikayah pemerintahan Kota Serang hanya enam kecamatan. Harusnya mah perlengkapan dan sarprasnya sudah memadai dan lengkap,” tutur Uba.

Karena lanjut dia, berdasarkan permendagri nomor 114 tahun 2018 tentang standar teknis pelayanan dasar pada standar pelayanan minimal. Sub urusaan kebakaran daerah kabupaten/kota. Hal itu pun diperkuat pula dengan permendagri nomor 13 tahun 2019 tentang pakaian dinas aparatur sipil negara di tingkat perangkat daerah yang menyelenggarakan sub kebakaran. Dan dipertegas permendagri nomor 122 tahun 2018 tentang standarisasi sarana dan prasarana pemadam kebakaran di daerah.

“Harapannya adalah untuk memenuhi standar aturan di atas, damkar harus berdiri sendiri menjadi dinas tipe C. Tidak menginduk pada OPD lain, dan dapat mengolah suatu anggaran tersendiri. Ini bukan untuk kepentingan secara kedinasan, akan tetapi untuk kepentingan pemerintahan dan masyarakat Kota Serang sesuai undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pelayanan dasar,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kasatpol PP Kota Serang Kusna Ramdani menyatakan, pihaknya akan memaksimalkan perlengkapan dan sarpras yang dimiliki Bidang Linmas dan Damkar Satpol PP Kota Serang.

“Kita maksimalkan dulu yang ada, dan apabila memang terjadi bencana kebakaran kita sudah sinkronisasi denga Kabupaten Serang. Untuk membantu peralatan yang diperlukan, dan juga koordinasi tetap berjalan baik dengan Damkar Provinsi Banten, dari Kabupaten Serang dan provinsi sudah siap membantu apabila dibutuhkan,” ujar Kusna. (harir/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook