Pembuang Bayi Hanya Dihukum 5 Bulan Penjara

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:46:18 WIB   |  dibaca: 192 kali
Pembuang Bayi Hanya Dihukum 5 Bulan Penjara

KELUAR RUANG SIDANG: Terdakwa Yudhi keluar dari ruang sidang usai mendengarkan vonis dari Majelis Hakim PN Serang, kemarin.

SERANG, BANTEN RAYA- Yudhi Nugraha (20), terdakwa kasus pembuangan anaknya sendiri, di pinggir jalan Kampung Kisaud, Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pada Kamis 28 Maret 2019 lalu, divonis 5 bulan kurungan (penjara) oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Serang, saat sidang pembacaan vonis, Selasa (13/8).

Majelis Hakim yang diketuai Santhos Wachjoe Prijambodo mengatakan, warga Kelurahan Taman, Banten Lestari, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang tersebut telah terbukti membuang bayinya sendiri."Menjatuhkan hukuman berupa pidana selama lima bulan dikurangkan selama terdakwa Yudhi Nugraha berada di dalam tahanan," kata majelis hakim disaksikan JPU Kejari Serang Sri Kanthi di PN Serang.

Vonis tersebut lebih ringan dua bulan dari tuntutan. Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa Yudhi dengan pidana penjara selama 7 bulan kurungan. Sebab perbuatan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 305 KUHP."Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam hal perlindungan anak sebagai hal yang memberatkan. Hal yang meringankan terdakwa berterus terang di persidangan, belum pernah dihukum, terdakwa berjanji akan merawat anaknya dengan baik," ujarnya.

Berdasarkan fakta persidangan, kasus pembuangan anak kandungnya itu bermula saat pacarnya bernama Dinda Intan, melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan pada Kamis (28/3) pukul 11.15. Kemudian, Dinda menghubungi Yudhi memberitahukan jika dirinya melahirkan anaknya.

Saat komunikasi via telepon, Dinda meminta Yudhi untuk datang ke rumahnya. Setibanya di sana, bayi itu sudah dimasukan ke dalam tas jinjing dan dibungkus oleh kain berwarna cokelat dan langsung diserahkan ke Yudhi.

Terdakwa yang tidak tahu harus berbuat apa, akhirnya membawa anak tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Khawatir orangtuanya mempertanyakan anak tersebut, Yudhi kemudian membuang anaknya dari hasil hubungan terlarangnya itu ke pinggir jalan di daerah Kecamatan Kasemen.

Beruntung, nyawa bayi itu berhasil diselamatkan oleh warga yang menemukannya tergeletak di pinggir jalan. Setelah mendapatkan perawatan dari puskesmas, penemuan bayi itu dilaporkan ke polisi dan kasus itu akhirnya terungkap.Atas putusan tersebut, terdakwa Yudhi dan JPU Kejari Serang Sri Kanthi menerima putusan majelis hakim tersebut."Terima yang mulia," kata keduanya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook