UIN Jamin Tidak Ada Perpeloncoan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 14 Agustus 2019 - 15:17:55 WIB   |  dibaca: 209 kali
UIN Jamin Tidak Ada Perpeloncoan

PBAK UIN : Mahasiswa baru mengikuti PBAK di kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, Selasa (13/8).

SERANG, BANTEN RAYA – Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK). Panitia PBAK UIN Sultan Maulana Hasanuddin menjamin tidak akan ada perpeloncoan selama pelaksanaan PBAK yang akan berlangsung tiga hari tersebut.

Ketua PBAK UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Asep Furqonuddin mengatakan bahwa PBAK dimulai kemarin dan akan berlangsung sampai dengan Kamis esok. Sejumlah aturan sudah dibuat untuk membuat kegiatan ini berjalan lancar dan tanpa ada kekerasan dan perpeloncoan.“Dalam SK Dirjen Pendidikan Islam No. 4962 Tahun 2016 tentang Pedoman Umum Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan dilarang keras budaya kekerasan dan anarkisme dalam PBAK,” kata Asep, Selasa (13/8).

Asep meyatakan bahwa SK Dirjen Pendidikan Islam No. 4962 Tahun 2016 itu kemudian diturunkan dalam bentuk SK Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Nomor 468 Tahun 2018 tentang Pedoman Umum Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan. Ia mengungkapkan bahwa PBAK akan diikuti oleh 2.712 mahasiswa, terdiri dari 1.636 dan 1.076 laki-laki.
“Kami juga membuat ikrar yang dibacakan untuk panitia sebagai bentuk antisipasi adanya kekerasan dan perpeloncoan selama PBAK,” ujarnya.

Asep mengatakan bahwa materi yang akan disampaikan kepada para mahasswa baru selama PBAK adalah seputar pengenalan keuniversitasan, pengenalan akademik pusat atau rektorat, pengenalan lembaga penjaminan mutu, pengenalan lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, pengenalan pusat perpustakaan, sampai pengenalan organisasi kemahasiswaan universitas.

Ada juga pengenalan lain misalkan motivasi belajar di perguruan tinggi, pengenalan fakultas dan jurusan, dan lainnya.“Pengenalan akademik misalkan penjelasan mengenai alur administrasi akademik mulai dari masuk kuliah sampai wisuda,” katanya.

Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Fauzul Iman mengatakan bahwa mahasiswa merupakan aset penting bagi pengembangan perguruan tinggi Islam yang didasarkan pada Tri Darma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Karenanya mahasiswa sebagai salah satu civitas akademika sejak dini diarahkan pada pengembangan intelektual, profesional, karakter, akhlakul karimah, dan sosial kemasyarakat,” katanya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook