Penjualan Daging Merosot

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 15 Agustus 2019 - 12:17:36 WIB   |  dibaca: 151 kali
Penjualan Daging Merosot

SEPI: Stok daging milik salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung masih banyak akibat kurangnya pembeli, Rabu (14/8).

LEBAK, BANTEN RAYA- Harga daging kerbau, daging sapi dan ayam potong tetap normal pasca Idul Adha. Berdasarkan pantauan Banten Raya di Pasar Rangkasbitung, harga daging sapi dan kerbau Rp 120 ribu per kilogram, ayam potong Rp 36 ribu per kilogram. Meski harganya normal, namun pembelinya terbilang merosot tajam. Sebab peredaran hewan kurban sejak Idul Adha hingga kini cukup banyak di masyarakat, sehingga berdampak pula terhadap penjualan daging milik para pedagang.

Suheri, pedagang daging kerbau di Pasar Rangkasbitung mengatakan bahwa penjualan daging kerbau sejak Idul Adha merosot tajam. Menurut Suheri, hal itu karena banyak masyarakat yang menyembelih hewan kurban, sehingga warga yang datang ke Pasar Rangkasbitung tidak membeli daging melainkan membeli kebutuhan lainnya.

"Kalau sayur-sayuran, beras dan kebutuhan lainya tetap banyak yang membeli. Tetapi kalau daging kerbau, sapi dan ayam negeri kurang banyak pembelinya," ujar Suheri, kemarin.
Hidayat, pedagang ayam negeri menambahkan, setiap Idul Adha penjualan ayam negeri mengalami penurunan.

Namun dalam waktu satu minggu ke depan dirinya yakin penjualan ayam negerinya akan normal kembali. "Selama beberapa hari ini tidak banyak yang beli, karena mungkin dampak dari banyaknya hewan kurban yang disembelih masyarakat," kata Hidayat.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lebak Dedi Rahmat mengatakan, ketika masyarakat banyak yang menyembelih hewan kurban, tentu mereka tidak akan membeli daging lagi ke pasar. Sehingga, wajar bila beberapa hari ini penjualan daging menurun. "Saya kira beberapa hari ke depan, penjualan daging akan normal kembali," kata Dedi.(hudaya/rahmat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook