Dua Perampok Minimarket Ditangkap

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 16 Agustus 2019 - 13:30:24 WIB   |  dibaca: 176 kali
Dua Perampok Minimarket Ditangkap

BARANG BUKTI : Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan (tengah) menunjukkan barang bukti di Makopolres Tangsel, Kamis (15/8).

KOTA TANGSEL, BANTEN RAYA - Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap dua orang perampok minimarket di Kawasan Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Kedua pelaku itu adalah Edo Suhaedi (22) dan Romdon Mardiana (24) ditangkap setelah polisi berhasil mengetahui identitas pelaku dari kamera CCTV yang terpasang di minimarket.

Kapolres Tangsel, AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, peristiwa perampokan itu terjadi pada Sabtu (10/8) pagi. Saat itu, kedua pelaku dengan mengunakan helm dan masker masuk kedalam minimarket di wilayah Kecamatan Cisauk.

“Kedua pelaku itu, berpura-pura akan belanja. Ketika sudah di dalam, karena kondisi sepi, mereka mengeluarkan golok dan senjata pistol mainan, lalu mengancam kasir Indomaret agar membuka brankas yang ada di dalam," jelas Ferdy kepada wartawan saat jumpa pers di Makopolres Tangsel, Kamis (15/8).

Karena diancam, lanjut Fredy, kasir bernama Masluhah (22) langsung membuka brankas tempat penyimpanan uang sehingga pelaku berhasil mengambil Rp 50 juta yang ada di dalamnya. Setelah pelaku melarikan diri, Masluhah langsung melapor ke Polsek Cisauk.

"Dari bukti yang berhasil dikumpulkan antara lain adanya rekaman CCTV, kemudian keterangan saksi korban di TKP yang menjelaskan tentang ciri-ciri kedua orang pelaku. Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, tim penyidik mengembangkan keterangan ini, sehingga muncul 2 nama yang dicurigai tersebut," ungkapnya.

Ferdi menyebut kedua pelaku ditangkap di rumah masing-masing dalam waktu 1x24 jam setelah kejadian. Edo ditangkap di Kampung Kaum, Parung Panjang sekitar pukul 23.00 WIB, sedangkan Romdon ditangkap di Kampung Jahakirai, Pagedangan pada keesokan paginya.  Polisi juga menyita sejumlah barang bukti hasil rampokan dan alat-alat untuk melaksanakan kejahatan. Selain uang, kedua pelaku juga membawa beberapa bungkus rokok.

"Untuk barang bukti uang tunai yang disita, sisa kurang lebih 20 juta rupiah, kemudian beberapa bungkus rokok yang mereka ambil. Sisa uang lainnya menurut keterangan keduanya sudah habis untuk penggunaan pribadi dan membayar hutang.

Kita juga menyita barang untuk melakukan aksi tersebut, antara lain sebilah golok, pistol mainan, dan sepeda motor untuk datang ke sana, serta helm yang digunakan saat melakukan kejahatan," ujar Ferdi.Fredy menambahkan, atas perbuatan pelaku, pihaknya menjerat pasal 365 KUHP ayat 1 dan 2 tentang pencurian dengan kekerasan. “Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” pungkasnya. (imron).

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook