Danlanal Banten Pimpin Upacara Bendera di Bawah Laut

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 19 Agustus 2019 - 11:33:48 WIB   |  dibaca: 130 kali
Danlanal Banten Pimpin Upacara Bendera di Bawah Laut

DI LAUT: Proses pengibaran bendera di bawah laut di Perairan Sangiang, Kabupaten Serang, Sabtu (17/8).

CILEGON, BANTEN RAYA - Ratusan penyelam dari berbagai klub olahraga selam dan snorkling di Banten terlibat dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih di dasar laut pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI), Sabtu (17/8).

Upacara yang dilaksanakan di Pulau Sangiang, Kabupaten Serang itu diikuti Pengcab Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Cilegon, Lanal Banten, Grup 1 Kopassus, Ditpolairuda Polda Banten, Basarnas Banten, Polres Cilegon, Kodim 0623 Cilegon, Komunitas Diver Banten dan elemen masyarakat lainnya.

Para penyelam berangkat dari Anyer sekitar pukul 08.00 WIB. Ada 13 kapal yang mengangkut para penyelam ke perairan di sekitar Pulau Sangiang. Di antaranya Patkamla Badak, Patkamla Panaitan, KAL Tamposo, Kapal Patroli Ditpolairud Murai, Kapal Drupada dan RIB Basarnas Banten, serta perahu nelayan setempat yang turut mengantarkan para penyelam untuk melakukan ekspedisi pengibaran bendera di bawah laut.

Dalam upacara tersebut, penyelam berbaris di dasar laut dengan membentuk formasi melingkar tepat di hadapan tiang bendera. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, yakni Komandan TNI AL (Danlanal) Banten, Letkol Laut (P) Golkariansyah, Komandan Upacara dipercayakan kepada Serma Saparudin dari Grup 1 Kopassus.

Hadir dalam pengibaran bendera bawah laut itu antara lain Wadirpolairuda Polda Banten, AKBP Noer Wiyanto, Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim, dan beberapa pejabat lainnya dari TNI maupun Polri.

"Dengan semangat 17 Agustus ini, kita pererat persatuan dan kesatuan dengan mengibarkan bendera di bawah laut, membentangkan bendera di bawah laut. Ini menunjukan semangat kita. Walaupun dengan susah payah membentangkan dengan segala risikonya, tapi Alhamdulillah semua berjaalan sesuai rencana sekitar 30 menit. Inilah yang ingin kita tunjukan, semangat kita ingin kita contohkan untuk bangsa dan negara kita," kata Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Gokariansyah.

Ia mengatakan, pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Sangiang memiliki tantangan alam yang berat, terutama arus yang kuat. Namun dengan semangat kebersamaan yang tinggi, seluruh penyelam bisa melaksanakan upacara dengan tenang dan aman. "Pada saat pembentangan bendera tadi, arus sangat kencang. Ini tidak sama dengan membentangkan bendera di darat. Kita menghadapi arus, kemudian angin dan segala macamnya. Tetapi dengan semangat tadi, semua dapat terlaksana," tuturnya.

Danlanal Banten menyatakan, keterlibatan ratusan peserta dalam upacara HUT RI ini patut diapresiasi. Sebab, para pehobi olahaga selam dan pecinta alam bawah laut terpanggil untuk bersama-sama mengibarkan bendera di bawah laut. "Antusias dari teman-teman untuk bergabung, kita tidak membatasi. Itulah yang kita harapkan, mereka pun terpanggil hatinya melaksanakan kegiatan ini," tandasnya.

Sementara itu Ketua POSSI Cilegon, Irfan Ali Hakim menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengibaran bendera di Sangiang. Ia berharap, pengibaran dalam rangka peringatan HUT RI ini dapat membangkitkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat untuk selalu mencintai dan melestarikan alam bawah laut yang ada di Banten. "Tugas kita sebagai penerus bangsa, harus selalu menggelorakan semangat nasionalisme.   Dengan pengibaran ini, tugas kita lah untuk selalu menjaga dan melestarikan alam yang indah di bawah laut kita ini di Banten," pungkasnya.

Irfan menambahkan, selain melakukan upacara di bawah laut, pihaknya juga melakukan kegiatan penyelamatan lingkungan dengan melakukan transpalantasi terumbu karang. “Menjaga alam Indonesia dari kerusakan juga bagian dari nasionalisme kita, mari kita jaga sama-sama ekosistem bawah laut di Banten khususnya dan di Indonesia pada umumnya,” tambahnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook