Gedung Eks Matahari Dilirik Swasta

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 19 Agustus 2019 - 12:11:38 WIB   |  dibaca: 166 kali
Gedung Eks Matahari Dilirik Swasta

MANGKRAK: Kondisi gedung Cilegon Plaza Mandiri atau eks Matahari yang berada di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kota Cilegon, Minggu (18/8).

CILEGON, BANTEN RAYA - Gedung Cilegon Plaza Mandiri atau Eks Matahari Mal yang saat ini kondisinya terbengkalai, ternyata dilirik oleh perusahaan swasta untuk dijadikan hotel. Keinginan pihak swasta tersebut menggunakan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah disampaikan kepada Walikota Cilegon Edi Ariadi.

Walikota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, gedung eks Matahari Mal yang merupakan aset milik Pemkot Cilegon telah diminati salah satu perusahaan swasta untuk dijadikan hotel. Pada pekan lalu, pihak swasta telah mengungkapkan ketertarikannya itu dan melakukan ekspose di Ruang Rapat Walikota Cilegon.

Namun, Edi belum bisa menyebut pihak swasta yang meminati gedung eks pusat perbelanjaan terkemuka di Cilegon itu untuk dijadikan hotel. “Sudah ada yang menyatakan untuk menjadikan hotel, tapi ekspose kemarin masih sangat jauh dari kerjasama.

Kami minta swasta itu menyampaikan surat rencana kerjasama, kalau sekarang masih jauh dari kerjasama, baru sebatas minat saja,” kata Edi ditemui usai Pawai Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia (RI) di Kantor Walikota Cilegon, Sabtu (17/8).

Dikatakan Edi, gedung eks Matahari Mal dinilai lokasinya strategis jika digunakan sebagai pusat bisnis. Saat ini, kata Edi, gedung yang kini kosong masih terbuka untuk pihak manapun menjalin kerjasama. “Itu bagus untuk sentra bisnis berada di pusat kota dan depannya jalan raya,” tuturnya.

Edi menambahkan, kerjasama dengan pihak swasta untuk memanfaatkan gedung eks Matahari Mal itu juga sangat dimungkinkan untuk mendorong pendapatan asli daerah (PAD).
Edi mengatakan, gedung tersebut tidak akan lagi diperuntukkan bagi perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Mudah-mudahan yang kemarin ekspos bagus minatnya,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Babay Suhemi mendukung kerjasama yang saat ini dijajaki Pemkot Cilegon dengan swasta. Daripada terbengkalai, kata Babay, bisa saja Gedung eks Matahari Mal itu dikerjasamakan dengan swasta untuk mendongkrak PAD. “Daripada mangkrak seperti saat ini, baik juga kalau dikerjasamakan dengan swasta untuk menambah PAD,” kata Babay.

Babay juga meminta, kerjasama yang nantinya akan dilakukan harus dilakukan kajian secara matang.Ia mengaku, sudah mendengar ekspos dengan pihak swasta mengenai gedung itu. “Saya memang sudah dengar mau ada yang ekspos kerjasama, tapi itu masih jauh untuk membicarakan soal pendapatan, kan nantinya harus ada MoU (Memorandum of Understanding) dan sebagainya. Kalaupun jadi, kemungkinan baru 2021 atau 2020 dioperasionalkan, karena penjajakan kerjasama juga saya rasa tidak sebentar,” kata politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Untuk diketahui, gedung eks Matahari Mal sebelumnya digunakan untuk perkantoran OPD Pemkot Cilegon hingga awal 2017 lalu. Namun, saat in gedung tersebut dibiarkan kosong oleh Pemkot Cilegon. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook