Kanwil DJP Banten Dorong Kemajuan UMKM

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Senin, 19 Agustus 2019 - 13:16:57 WIB   |  dibaca: 236 kali
Kanwil DJP Banten Dorong Kemajuan UMKM

APRESIASI: Kepala Bidang Data & Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Banten sekaligus Kepala KPP Pratama Pandeglang (dua dari kanan) disaksikan Kepala KPP Pratama Serang Timur Triani (kanan) menyerahkan cinderamata kepada narasumber pada acara Business Development Services (BDS), Jumat (16/8).

SERANG, BANTEN RAYA -  Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Serang Timur, dan KPP Pratama Serang Barat menggelar bazar dan Business Development Services  (BDS) dalam rangka mendorong UMKM lebih maju dan berkembang, di Aula KPP Serang Timur, Jumat (16/8).

Kegiatan yang diisi dengan workshop dan dihadiri 60 UMKM ini digelar untuk meningkatkan kesadaran (awareness), keterikatan (engagement) dan kepatuhan (compliance) dalam pemenuhan hak dan kewajiban wajib pajak UMKM.

Kepala KPP Pratama Serang Timur Triani Yuningsih mengungkapkan, diadakannya BDS bertujuan untuk membina dan mendorong pengembangan pelaku UMKM di Kota Serang dan Kabupaten Serang sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

“Business Development Services ini salah satu program dari DJP bagaimana upaya kita membantu  dan mendukung para UMKM, agar bisnisnya lebih berkembang dan lancar. Makanya kita adakan ini (workshop dan bazaar),” ujar Triani Yuningsih kepada wartawan.

Triani berharap melalui BDS dan bazar ini, pelaku UMKM memiliki bisnis yang berkisenambungan dan mengetahui strategi memasarkan produknya.“Dengan harapan tentunya kalau bisnisnya lancar otomatis imbasnya pajak juga kita harapkan lancar. Sehingga semuanya bisa saling mendukung dan ada saling keterikatan antara DJP sama para UMKM lebih dekat, serta pajak itu tidak jadi momok buat mereka,” katanya.

Apalagi lanjut Triani, tarif pajak yang diberlakukan bagi pelaku UMKM sangat ringan yakni hanya 0,5 persen.“Dari sisi tarif pun sebenernya kita juga sudah lebih bersahabat dari 1 persen menjadi 0,5 persen. Makanya kita harapkan yang setengah persen itu bisa buat menambah modal para UMKM. Sehingga mereka lebih lancar dan bersemenagt lagi dalam berbisnis dan dekat dengan kita kantor pajak,” harap Triani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Data & Pengawasan Potensi Perpajakan Kanwil DJP Banten sekaligus Kepala KPP Pratama Pandeglang Subandi mengungkapan, sebagai bentuk nyata mendorong kemajuan UMKM, Kanwil DJP Banten melalui KPP Pratama Pondok Aren telah membentuk UMKM Sahabat Pajak (USP).

Melalui USP tersebut, DJP Banten memberikan pembinaan terkait cara pembukuan/pencatatan keuangan yang benar, pengemasan produk yang menarik, strageti pemasaran secara online hingga edukasi terkait perpajakan.“Karena bagaimanapun pajak itu kewajiban setiap warga negara termasuk UMKM,” katanya.

Ia menambahkan, jumlah wajib pajak dari sektor UMKM di Banten pada tahun 2018 sebanyak 26.5 64.“Itu mereka memberikan kontribusi sekitar Rp124 miliar. Namun sampai Juni 2019 ini, karena pada waktu itu ada perubahan tarif kontribusinya saat ini sekitar Rp200 miliar,” pungkasnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook