JB Desak Pemkab Tutup Tempat Hiburan Pulau Manuk

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 19 Agustus 2019 - 13:23:18 WIB   |  dibaca: 915 kali
JB Desak Pemkab Tutup Tempat Hiburan Pulau Manuk

SAMBUTAN: Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya saat sambutan pada acara riung mungpulung HUT RI, di Pendopo Pemkab Lebak.

LEBAK, BANTEN RAYA- Mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya (JB) mendesak Pemkab Lebak menutup tempat hiburan karaoke di sekitar lokasi wisata Pulau Manuk, Kecamatan Bayah, karena diduga dijadikan sarang esek-esek.

Hal itu harus dilakukan karena JB tidak ingin pembangungan pariwisata di Lebak dikotori oleh tempat maksiat. Alasan lain, karena tempat hiburan tersebut bisa meresahkan dan bisa menjadi contoh negatif bagi masyarakat sekitar.

"Belum lama ini saya melintasi area wisata Pulau Manuk. Saya terkejut di lokasi tersebut terdapat tempat hiburan yang dipenuhi pekerja seks komersial (PSK) yang tentunya sangat tidak pantas berada di Pulau Manuk. Atas nama warga Lebak, saya meminta pemkab segera menutup tempat hiburan tersebut," ujar JB usai menghadiri acara riung mungpulung memperingati HUT ke-74 RI, di Pendopo Pemkab Lebak, Jumat (16/8).

Menurut JB, saat dirinya mencari tahu secara langsung dengan menggunakan jasa tukang ojeg motor, ternyata para wanita yang diduga biasa melayani pria hidung belang tersebut sebagian besar datang dari luar Lebak. "Saat saya cari informasinya, ternyata tidak sedikit pula wanita warga Lebak yang berbaur dengan para penjaja cinta di karaoke tersebut," ungkapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak Dartim mengatakan, tempat karaoke di Pulau Manuk tersebut pernah ditutup paksa pihaknya. Bahkan suami istri pemilik karaoke tersebut ditegur langsung oleh stafnya. "Bila saat ini karaoke tersebut beroperasi lagi, serta banyak wanita penjaja cinta, tentu akan kami tutup," tegas Dartim. (hudaya/rahmat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook