Persikota Kampiun Liga 2 Banten

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Senin, 19 Agustus 2019 - 15:30:37 WIB   |  dibaca: 143 kali
Persikota Kampiun Liga 2 Banten

BEREBUT BOLA : Pemain Persikota dan Serang Jaya terlibat aksi berebut bola saat laga Liga 3 Banten di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, kemarin. Dalam laga ini Persikota berhasil juara setelah menang 1-0.

SERANG, BANTEN RAYA - Laga penentuan juara kompetisi sepakbola Liga 3 regional Banten tersaji antara klub asal Kota Serang yakni Serang Jaya FC melawan Persikota Tangerang di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Minggu (18/8). Pada laga yang berlangsung sangat sengit ini, dimenangkan oleh Persikota, berkat gol semata wayang dari salah satu pemainnya Muhammad Hardi Cahyanto di menit ke-75.

Sejak menit awal, kedua kesebelasan tampil ngotot untuk mendapatkan gol. Alhasil, banyak peluang tercipta dari kedua tim. Namun, sayangnya hingga turun minum kedua tim belum menyempurnakan peluangnya menjadi sebuah gol, sehingga papan skor tidak berubah 0-0.

Pada babak kedua, di 20 menit pertama, skuat Laskar Surowsoan (julukan Serang Jaya) terus menggempur benteng pertahanan Persikota, namun sayangnya peluang yang tercipta tidak bisa dikonfersi menjadi sebuah gol.

Petaka terjadi untuk Serang Jaya ketika menit ke-75, umpan satu dua yang berhasil menuju mulut gawan mampu disempurnakan menjadi sebuah gol oleh pemain belakang Persikota Hardi, sehingga skuat bayi ajaib (julukan Persikota) unggul 0-1. Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah. Persikota kembali menjadi juara di kompetisi Liga 3 musim 2019 ini.

Pelatih Kepala Persikota Adnan Mahing bersyukur atas kemenangan yang diraih anak asuhnya. Meski pada fase grup, sempat terseok-seok. “Alhamdulillah kita bisa meraih hasil yang sempurna, mudah-mudahan bisa menjadi berkah buat kita,” ucapnya.

Untuk menatap Liga 3 tingkat nasional, pihaknya selaku tim pelatih masih banyak yang harus dievaluasi. “Untuk amunisi baru, kita lihat saja nanti setelah kita evaluasi. Mudah-mudahan kita bisa melaju ke Liga 2, dengan menjalani dan menikmati kompetisi ini,” tutur dia.

Sementara itu, Pelatih Kepala Serang Jaya Dadang Kurnia mengatakan, cukup kecewa dengan beberapa keputusan wasit yang merugikan timnya. “Saya melihat wasit seperti berat sebelah, masa pemain kita bajunya sampai sobek, tidak di kasih kartu, tapi ketika pemain kita mengambil bola dengan sedikit benturan, langsung di kartu kuning,” kata dia.

Lanjut Dadang, secara permainan skuat sudah bermain dengan bagus, namun ketika kecolongan di menit akhir, konsentrasi pemain hilang. “Ditambah memang, pemain belakang kita sakit (Ilham), jadi yang turun pemain penggantinya. Babak pertama juga pemain banyak menciptakan peluang, namun finisingnya belum baik. Ya nasibnya saja belum beruntung,” sambung Dadang.

Namun demikian, dikatakan dia, dengan berada pada posisi runner up ia cukup puas. Sehingga tim masih bisa berlaga ke tingkat nasional untuk merebut tiket ke Liga 2. “Diperkirakan kita akan melakoni laga home away dengan sistem gugur. Dengan bekal di regional Banten ini, bisa menjadi pelajaran agar bisa meraih yang terbaik pada tingkat nasional,” tutupnya. (basyar)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook