Siswa Difabel Bentangkan Bendera

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Kamis, 22 Agustus 2019 - 15:05:30 WIB   |  dibaca: 55 kali
Siswa Difabel Bentangkan Bendera

PAWAI: Ratusan siswa SKh Negeri 1 Lebak mengikuti kegiatan membentangkan bendera merah putih sepanjang 74 meter, Rabu (21/8).

RANGKASBITUNG, BANTEN RAYA-Ratusan siswa difabel di Sekolah Khusus (SKh) Negeri 1 Lebak di Jalan Dewi Sartika nomor 20, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung membentangkan bendera merah putih sepanjang 74 meter. Kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI.

"Kami ingin mengenalkan kepada anak didik kami bahwa bendera merah putih inilah sebagai lambang perjuangan. Dimana merah itu berani dan putih kesucian, niat suci para pahlawan dan rakyat untuk membela dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajah," kata Kepala SKh Negeri 01 Lebak Yusfendi kepada Banten Raya, Rabu (21/8).

Lebih lanjut Yusfendi menjelaskan bahwa kegiatan pengibaran bendera merah putih dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan dan mensyukuri kemerdekaan Indonesia."Bendera merah putih bendera kebanggaan bangsa Indonesia yang merangkum nilai kepahlawanan, patriotisme dan nasionalisme. Maka dari itu di peringatan hari kemerdekaan kali ini kita tidak hanya melaksanakan upacara tapi juga membentangkan bendera merah putih," katanya.

Membentangkan bendera dengan panjang bentangan bendera 74 meter karena ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-74."Maka kita melaksanakan bentangan bendera sepanjang 74 meter. Yang mana itu tadi agar anak-anak kita tahu bahwa kita sekarang memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74, sehingga dalam dirinya tertanam jiwa patriotisme dan nasionalisme," katanya.

Lebih lanjut Yusfendi mengungkapkan, jumlah siswa mengikuti kegiatan pembentangan bendera sebanyak 101 orang dari tingkatan SD, SMP, dan SMA. Turut serta juga dewan guru dan orangtua siswa."Mudah-mudahan, kedepannya akan lebih maju lagi lebih meningkat dari tahun sebelumnya, agar anak-anak kita ini mendapat perhatian lah dari masyarakat kita tidak pandang sebelah mata.

Sebetulnya tujuanya ya itu,  jadi agar masyarakat kita tahu bahwa walaupun kita punya kekurangan kita juga punya kelebihan kita juga bisa berpartisipasi memeriahkan HUT kemerdekaan RI,"katanya.

Rani salah satu siswi difabel di SKh 01 Lebak mengaku senang bisa ikut membawa bendera, "Untuk memperingati 17 Agustusan," katanya.Iyan siswa lainnya sama mengaku senang. "Berkeliling membawa bendera seneng gak capek. Seneng bisa memperingati hari kemerdekaan, 17 Agustus 1945," katanya. (purnama/budi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook